Jaga Stabilitas Ekonomi, Zulkifly Chaniago Sarankan Pemprov Jabar Bangun Pusat Distribusi

Terasjabar.co – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk segera membangun pusat distribusi provinsi guna menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

Dia menjelaskan, Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan berdampak sangat besar terhadap perekonomian masyarakat. Sehingga diperlukan langkah strategis dalam penanganannya.

“Salah satunya dengan membangun pusat distribusi provinsi untuk memudahkan produsen dalam memasarkan produknya kepada masyarakat”, kata Zulkifly kepada Terasjabar.co, Senin (8/6/2020).

Menurut Zulkifly, pemerintah harus terjun langsung dengan membuat pusat distribusi provinsi untuk mengatasi hal tersebut. Terlebih kata dia, sudah ada contoh seperti di DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Timur yang sudah melakukannya, guna menjaga stabilitas ketersediaan barang di pasaran. Terlebih sambung Dia, Agro Jabar selaku BUMD sudah siap memfasilitasi hal tersebut.

“Jadi nanti bagaimana pusat distribusi provinsi sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah, dapat mengatasi sistem distribusi yang selama ini macet. Sekarang kesempatan untuk pemerintah, masuk dalam rantai pasok dan mengambil alih rantai yang panjang,” jelasnya.

Zulkifly pun mengaku optimistis, jika pusat distribusi provinsi sudah berjalan. Kendala yang terjadi saat ini seperti kelangkaan barang, sementara stok ketersediaan menumpuk di produsen tidak terulang. Sehingga stabilitas perekonomian di masyarakat Jawa Barat dapat teratasi, secara perlahan khususnya ketika penanganan wabah berlangsung.

“Minimal, kesulitan secara lokal yaitu hubungan antara produsen lokal seperti petani, nelayan, peternak, pembudidaya ikan dan konsumen bisa teratasi. Sebab selama ini mereka bergantung dengan para pemain distributor besar. Inilah saatnya pemerintah turun tangan untuk mengatasi masalah ini,” terangnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *