PSBB Jabar Belum Efektif, Ini Faktornya Menurut Anggota Komisi V DPRD Jabar Toni Setiawan

Terasjabar.co – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat, Drs. Toni Setiawan menilai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa Barat tak seluruhnya berjalan efektif karena beberapa faktor.

Toni menilai salah satu faktornya adalah masih banyak warga belum mematuhi aturan PSBB serta manfaatnya, karena fokus pada masalah ekonomi. Sementara pemerintah hanya terfokus pada dua sisi penyelesaian, yaitu masalah kesehatan dan masalah sosial.

“Masyarakat juga pikirannya tidak fokus terhadap masalah PSBB, kebanyakan fokus permasalahan sosial ekonomi karena sudah tak berpenghasilan lagi alias sudah tak punya uang lagi,” katanya kepada Terasjabar.co, Senin (11/5/2020)

Dia berpendapat, pemerintah belum mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sehingga banyak yang masih keluar rumah untuk bekerja. Sementara bantuan sosial, baik dari pusat maupun dari provinsi terbentur masalah data.

“Bantuan sosial yang ada saat ini pun masih banyak yang belum tepat sasaran dan belum merata karena masalah data yang carut marut,” ujar legislator dari dapil Kabupaten Bandung ini.

Pihaknya juga mengevaluasi pemeriksaan di sejumlah cek poin. Sejumlah persoalan yang terjadi di cek poin antara lain masih banyak warga yang tak menggunakan masker, aturan untuk penumpang baik motor dan mobil yang tak sesuai aturan PSBB terutama angkutan umum.

“Saat cek poin juga masih banyak warga yang tak menggunakan masker, aturan untuk penumpang baik motor dan mobil yang tak sesuai aturan PSBB terutama angkutan umum”, terangnya.

Kemudian soal tradisi mudik pun menurutnya membuat banyak warga melanggar PSBB, karena ketidakjelasan aturan.

“Apalagi sekarang dilonggarkan oleh pemerintah pusat untuk mudik. Semakin tak jelas ini aturan dan akan membahayakan penyebaran virus corona,” pungkasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fifteen − nine =