Irfan Suryanagara: Dana Desa di Jabar Seharusnya Disalurkan Melalui PT. BPR Jabar

Terasjabar.co – Dana bantuan keuangan untuk Pembangunan Infrastruktur, Lingkungan, Program Sapa Warga dan Tunjangan Aparatur Desa bagi 5.312 desa di Jabar dialokasikan sebesar Rp. 1,2 Milyar setiap desanya.

Dana tersebut berasal dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota dengan jumlah anggarannya diperkirakan mencapai sekitar Rp. 6,3 triliun.

Terkait hal itu, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat Ir. Irfan Suryanagara, M.Ipol. mengatakan bahwa seharusnya bantuan keuangan tersebut disalurkan melalui PT. BPR Jabar.

“Dalam rangka untuk mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan memudahkan aparat Desa untuk pencairan bantuan keuangan, penyaluran bantuan keuangan sebaiknya dilaksanakan melalui PT BPR Jabar. Selain itu juga PT BPR dekat dengan Desa,” jelas Irfan, Rabu (5/2/2020).

Menurutnya, tahun ini setiap desa di Jabar rata-rata akan mendapatkan dana desa sebesar Rp. 1,2 miliar naik dari tahun-tahun sebelumnya.

“Sebelumnya bervariasi, setiap desa ada yang dapat Rp. 600 juta, ada yang Rp. 900 juta, ada juga yang Rp. 1,3 miliar. Kalau dihitung, rata-rata satu desa itu mendapatkan kurang lebih Rp. 900 juta. Jadi, kalau ditambah dana bantuan keuangan pemerintah provinsi nanti, itu bisa dipastikan satu desa ini rata-rata berkisar Rp. 1,2 miliar,” paparnya.

Lebih lanjut Irfan mengatakan bahwa setiap tahunnya besaran bantuan keuangan Desa terus naik.

“Tahun 2018 Rp. 15 juta, Tahun 2019 Rp. 127 juta, dan menjadi Rp. 200 juta pada 2020. Hal ini agar pembangunan desa di Jabar semakin meningkat”, tambahnya.

Menyinggung kenaikan dana bantuan tersebut, Irfan selaku Anggota Komisi III DPRD Jabar yang membidangi keuangan tidak mempersalahkannya bahkan mendukung kenaikan bantuan keuangan Desa berdasarkan hasil evaluasi.

“Kenaikan tersebut penting dilakukan Pemprov Jabar, salah satunya untuk menyelesaikan persoalan banyaknya aparatur desa yang belum memahami sistem keuangan desa. Dimana dari jumlah desa sebanyak itu hanya sekitar 65 persen aparatur desa yang memahami sistem keuangan desa. Mereka umumnya kesulitan meng-input data untuk Kementerian Keuangan maupun Kementerian Desa dan beberapa sistem desa lainnya sebagai syarat untuk mendapatkan dana desa. Ternyata, di dalam input data itu, desa memerlukan operator. Dengan kenaikan ini, diharapkan bisa digunakan untuk honor operator”, jelasnya.

Demi kelancaran penyaluran dana bantuan keuangan desa dari Pemprov Jabar, pihaknya meminta aparatur desa tertib administrasi dalam melaporkan penggunaan dana bantuan, tersebut.

“Sebab, ketidaktertiban administrasi bisa berdampak pada terhambatnya pencairan dana bantuan tersebut, untuk itu dengan melibatkan PT BPR Jabar diharapkan dapat membantu fasilitasi Administrasi Aparat Desa,” tegas Irfan.*** Ocid Sutarsa.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

13 − eleven =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam