Puji Bandara Kertajati, Menteri Agama: BIJB Lebih Indah dari Cerita

Terasjabar.co – Menteri Agama Fachrul Razi, memastikan keberangkatan haji asal Jawa Barat mulai Tahun 2020 dilakukan dari Bandara Kertajati.

Ia pun melayangkan pujian untuk Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), yang ada di Kertajati, Kabupaten Majalengka tersebut.

“BIJB lebih indah malah lebih indah dari cerita yang saya dapat. Fasilitasnya lengkap,” katanya, Selasa (7/1/2020).

Ia juga mengapresiasi konektivitas BIJB di Kertajati, Majalengka, dengan asrama haji di Bekasi.

“Perjalanan dari Asrama Haji Bekasi ke BIJB juga cukup singkat hanya 1 Jam 50 menit, kondisi jalannya bagus. Jadi ini dipastikan alan digunakan sebagai embarkasi dan debarkasi  tahun 2020, ini sudah siap,”  kata Menteri Agama.

Menurutnya, Bandara Kertajati kini ditetapkan sebagai embarkasi haji ke-13 di Indonesia. Menteri Agama pun mengungkapkan penerbangan dari Kertakati akan dijadikan sebagai proyek percontohan proses keberangkatan jemaah calon haji.

Pemeriksaan keimigrasiannya dilakukan di pesawat, bukan di bandara. Sehingga ketika jemaah calon haji datang ke bandara tidak lagi harus disibukan mengurus keimigrasian, namun mereka tinggal datang kemudian beristirahat sebentar kemudian langsung naik pesawat.

Untuk embarkasi sementara, jemaah Jawa Barat masih dapat menggunakan yang di Bekasi. Atau dua alternatif lainnya Cirebon dan Majalengka seperti yang pernah direncanakan tahun 2019 lalu.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Agama  RI No 989 Tahun 2019, tentang Perubahan kedua atas Keputusan Menteri Agama  No 124 Tahun 2016, tentang Penetapan Embarkasi dan Debarkasi Haji, yang ditetapkan 15 November 2019 dan ditandatangani Menteri Agama RI Fachrul Razi.

Surat keputusan diserahkan Menteri Agama kepada Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanu Ulum di BIJB Kertajati, Kabupaten Majalengka, Selasa (7/1/2020).

Untuk kepastian ini pun Pemerintah Aras Saudi pada akhir Januari akan melakukan verifikasi kesiapan BIJB pada akhir Januari ini.

Disampaikan Fachrul Razi, penetapan keberangkatan  calon haji dari BIJB ini melanjutkan keputusan sebelumnya yang sempat tertunda.

Sekaligus merealisasikan keinginan Presiden RI yang menghendaki BIJB dioperasionalkan secara maksimal salah satunya dimanfaatkan untuk keberangkatan haji dan umrah asal Jawa Barat.

Keberangkatan haji sendiri rencananya dimulai 26 Juni 2020 mendatang. Sedangkan untuk umrah pemerintah masih memebaskan untuk memilih keberangkatan dari bandara lain.

“Untuk keberangkatan haji kemungkinan dimulai 26 Juni 2020 ini. Indonesia  kini mendapat tambahan kuota haji sebanyak 10.000 jemaah, sehingga jumlahnya menjadi  231.000 orang,” ucapnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *