Pemprov Jabar Akan Sosialisasikan Pemindahan Pusat Pemerintahan Tahun Ini

Terasjabar.co – Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana untuk memindahkan pusat pemerintahannya ke luar wilayah kota Bandung.

Beberapa wilayah telah dilakukan pengkajian dan ada empat wilayah yang dianggap potensial untuk dijadikan pusat pemerintahan.

Adapun empat wilayah yang dianggap berpotensi tersebut adalah Tegalluar, Kabupaten Bandung, Walini, Kabupaten Bandung Barat-Purwakarta, kawasan Rebana (Cirebon-Subang-Patimban-Majalengka (Kertajati)) dan Jonggol.

Terkait rencana pemindahan pusat pemerintahan tersebut, Pemprov Jabar telah melakukan kajian selama 6 bulan sejak pertengahan tahun 2019 yang lalu.

Kini hasil kajian yang telah dilakukan tersebut akan mulai disosialisasikan dan diinformasikan pada tahun 2020 ini.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat (Disperkim Jabar) Dicky Saromi. Agenda sosialisasi yang akan dilakukan dan diinformasikan ke masyarakat bukanlah pemindahan ibu kota Jabar.

Dia menegaskan yang dipindahkan bukanlah pemindahan ibu kota Jabar melainkan pemindahan pusat pemerintahan.

“Jadi nantinya ibu kota Jabar tetap di Kota Bandung, yang akan kita pindahkan adalah pusat pemerintahannya atau pusat perkantoran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar,” katanya.

Ditambahkan Dicky, sejumlah kawasan yang ada di wilayah Jabar dinilai layak untuk dijadikan sebagai pusat pemerintahan Jabar. Kawasan-kawasan ini di antaranya Walini, Tegalluar, Kertajati, serta Jonggol.

“Kantor-kantor dinas Pemprov Jabar yang terpencar di wilayah Bandung Raya, menunjukan ketidakefisenan baik dari sisi jarak dan rentang kendali tugas harian. Ditambah juga dengan kondisi Kota Bandung yang semakin padat dan transportasi umum yang hingga kini belum bisa mengakomodir,” tutur Dicky.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *