Partai Demokrat: Usulan Bogor Raya Tidak Penuhi Syarat
Terasjabar.co – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Dede Yusuf menyatakan, usulan dibentuknya Provinsi Bogor Raya belum memenuhi syarat lantaran pemekaran provinsi baru harus di setujui oleh setidaknya lima Kabupaten/Kota.
“Yang saya tau Kota bekasi dan Kota Depok tidak setuju maunya ke DKI. Artinya (Bogor Raya) tentunya belum mencukupi dari pada jumlah minimal untuk mengusulkan,” kata Dede Yusuf dalam gladi bersih acara HUT ke-58 Gerakan Pramuka Tingkat Jawa Barat, di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Rabu (20/8/2019).
Menyoal Wali Kota Bekasi yang justru ingin bergabung dengan Jakarta, ia mengingatkan, pemekaran wilayah itu bukan soal substansi kedaerahan melainkan lebih kepada pelayanan publik.
Di lain sisi, kata dia, sejauh ini pelayanan publik di Jawa Barat masih sangat ideal dan bukan menjadi sesuatu yang sulit untuk di akses masyarakat. Berbeda dengan daerah lain yang mungkin pelayanan publiknya tidak mudah di jangkau masyarakat.
Oleh karena itu, ia juga berpendapat kalau pembentukan provinsi baru berupa Bogor Raya tidak ideal untuk kawasan Jawa Barat.
“Kita justru mau mempersatukan makanya ini harus hati-hati sekali dilihat. (Bogor Raya) harus mengacu ke pelayanan publik,” kata mantan Wakil Gubernur Jawa Barat.
Sebelumnya, Bima Arya membuat pernyataan di publik dengan idenya untuk membentuk Provinsi Bogor Raya. Dia mengaku mengenai kelanjutan Provinsi Bogor Raya atau perluasan kota ini pihaknya akan melakukan kajian secara akademis yang akan melibatkan IPB.
Meskipun banyak tanggapan yang pro dan kontra mengenai hal tersebut, Bima Arya mengaku menunggu hasil kajian tim Bappeda terlebih dahulu. Setelah itu baru di sampaikan kepada Pemprov Jabar.






Leave a Reply