Banyak Terjadi Bencana, Ridwan Kamil Minta Masyarakat Jadikan Kewaspadaan Bencana sebagai Gaya Hidup
Terasjabar.co – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan bahwa masyarakat Indonesia harus menjadikan kewaspadaan bencana sebagai gaya hidup.
Sebab menurutnya Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki gunung berapi terbanyak di dunia. Termasuk juga menjadi bagian negara yang memiliki kerawanan bencana alam tertinggi.
Hal itu menanggapi erupsinya Gunung Tangkuban Parahu yang baru saja terjadi pada Jumat (26/7/2019) sore.
“Dari dulu sampai sekarang kita hidup berdekatan dengan potensi kebencanaan, baik gempa, letusan gunung berapi, tsunami dan lainnya. Sehingga seharunya kewaspadaan jadi gaya hidup,” kata Ridwan Kamil saat ditemui disela kegiatannya di Areal Gedung Sate, Bandung pada Minggu (28/7/2019).
Bahkan diketahui, akhir-akhir ini di beberapa daerah di Indonesia sering terjadi gempa bumi. Termasuk di wilayah Jawa Barat, gempa beberapa kali terjadi di wilayah sekitar Laut Pangandaran dan sekitarnya.
Gunung yang berbatasan dengan Kabupaten Subang itu, kata pria yang akrab disapa Emil itu memiliki pola rutin peningkatan aktivitasnya.
Aktivitas terakhir Gunung Tangkuban Parahu berupa erupsi terjadi pada 2013, dengan 11 kali letusan freatik pada bulan Oktober 2018.
“Lalu (erupsi lagi) 2019, enam tahun setelah erupsi terakhir. Maka artinya rutinitas erupsi ini harus diwaspadai dengan baik,” ujarnya.
Namun demikian, erupsi yang terjadi bersifat erupsi lokal, serta dampaknya hanya berjarak sekitar satu kilometer.
Emil menyebut erupsi yang terakhir terjadi itu tidak berdampak besar terhadap masyarakat sekitar. Hanya saja warga yang berjarak satu kilometer dari gunung yang berlokasi di Lembang itu perlu meningkatkan kewaspadaannya.
Ia mengatakan dampak dari erupsi freatik di Gunung Tangkubanparahu ialah terhadap wisatawan.
“Sementara wisatawan yang paling berdampak ya, harus menahan diri dulu, (untuk berwisata ke Tangkubanparahu). Aktivitas warga di sekitar masih normal,” ucap dia menambahkan.





Leave a Reply