Banyak Hoaks Pascaerupsi Gunung Tangkubanparahu, Ridwan Kamil Minta Warga Bisa Tahan Jempol
Terasjabar.co – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau masyarakat untuk tidak mudah membagikan informasi terkait kebencanaan yang belum jelas keasliannya di media sosial.
Hal tersebut dikatakannya untuk menanggapi banyaknya informasi tidak jelas pascabencana, atau kejadian yang terjadi pada Jumat (26/7/2019), setelah erupsi Gunung Tangkuban Parahu.
“Masyarakat harus bisa menahan diri, jangan hanya modal jempol untuk berkomentar (di medsos) yang sensitif. Saya kira harus belajar menjadi masyarakat yang dewasa,” kata Ridwan Kamil saat ditemui disela kegiatannya di areal Gedung Sate, Bandung pada Minggu (28/7/2019).
Ia menegaskan Pemerintah Provinsi akan berusaha untuk paling depan menginformasikan info yang akurat terkait apapun.
Dengan demikian, pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengingatkan masyarakat untuk tidak langsung terpengaruh informasi yang tersebar.
Sebab, menurut, dia informasi yang tersebar di sosial media tidak selalu sesuai dengan kenyataan atau kebenarannya.
“Jangan mudah panik, pemerintah berada paling depan mengenai menginformasikan informasi yang paling akurat,” ucap dia.
Emil menyebut bahwa pihaknya dalam hal kebencanaan akan berkoordinasi dengan instansi dan pihak lain terkait kebenaran informasi yang tersebar.
Seperti halnya dengan BPBD Jawa Barat yang memang fokus pada penanggulangan bencana, Emil memastikan langkah BPBD akan sesuai SOP yang ada.
“Kami akan memonitor bersama pihak vulkanologi yang memiliki keilmuan tentang ini (gunung berapi), jadi kami bisa menginformasikan dengan akurat ke masyarakat,” ujarnya.




Leave a Reply