Gelar Kopdar di Green Forest Resort, Bupati dan Wali Kota Curhat Ke Gubernur Jabar

Terasjabar.co – Sebanyak 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat mencurahkan berbagai permasalahan di daerahnya dan program kerja pemerintahannya di hadapan Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam kegiatan Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Kopdar) di Green Forest Resort, Senin (4/3/2019).

Gubernur Jabar yang akrab disapa Emil ini mengatakan berbagai usulan pembangunan, permasalahan daerah, dan berbagai program pembangunan setiap daerah, akan disinkronkan.

Pemprov Jabar, katanya, akan mendengar dan memilah permasalahan yang akan ditangani bersama.

“Ini kan tradisi baru ya, setiap tiga bulan gubernur dan wali kota serta bupati bertemu. Semua bupati dan wali kota menyampaikan keinginannya langsung untuk 2020,” kata Emil di sela kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut Emil menekankan pada dasarnya masyarakat di daerah bisa disentuh oleh dana APBD, baik kabupaten kota ataupun provinsi, bahkan APBN.

Hanya saja, untuk memaksimalkan manfaatnya, semua harus disinkronkan antara daerah satu dengan lainnya.

Berbeda dengan pertemuan Kopdar pertama yang baru perkenalan, katanya, kali ini langsung mendetail ke akar permasalahan di setiap daerah.

Contohnya Kota Depok yang bertetangga dengan DKI Jakarta, permintaannya ingin lebih banyak infrastruktur seperti pembangunan underpass.

“Sukabumi itu ternyata fokusnya pariwisata, ingin akses-akses yang mendukung pariwisata. Cimahi tentang permasalahan banjir, minta tolong supaya diselesaikan. Saya kira sudah sangat spesifik,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Emil pun meminta para bupati dan walikota mengerjakan sejumlah aspirasi Gubernur seperti program Quick Response, Layad Rawat, dan Kredit Mesra.

“Gubernur dan provinsi juga komitmen bahwa membangun itu tidak hanya melalui pintu APBD. Kalau APBD nggak cukup nanti saya bisa membantu melobi ke nasional, membantu cari kerja sama dengan swasta bisa, saya perintahkan BJB pakai kredit Indah atau infrastruktur daerah, bisa ikut ke luar negeri melobi lembaga donor hibah, bisa menggerakkan CSR, dana umat, dan lain-lain,” katanya.

Khusus untuk kawasan Cekungan Bandung, katanya, akan dikoordinasikan lebih khusus dan intens. Kemudian dibuatkan bentuk instansi koordinasinya sesuai perintah Peraruran Presiden tentang Cekungan Bandung.

“Cekungan Bandung selama tiga bulan sudah kita proses sehingga nanti kita akan mensinkronkan. Contohnya Cimahi menganggarkan untuk penahan banjir, tapi cuma untuk sungai yang sepotongnya, sisanya (kabupaten kota sebelahnya) tidak. Pasti banjir lagi,” katanya.

Emil memastikan pada pertemuan kali ini Pemprov Jabar hanya menjadi pendengar 27 pemerintah kabupaten dan kota se-Jawa Barat.

Pada pertemuan berikutnya barulah disinkronkan dengan program provinsi dan nasional.

“Saya menjadi pendengar baik dari kepala daerah. Nanti di-list, dipilah, mana yang dibantu sekian persen, mana yang dibantu ke kementerian, mana yang bersama KPBU ke swasta. Tapi percaya dengan pola seperti ini bisa ngabret lah,” katanya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 + 1 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam