Ridwan Kamil Sentil Persib Bandung yang Kerap Rombak Skuat

Terasjabar.co – Persib Bandung menjadi juara Liga Indonesia 2014 setelah menanti 19 tahun lamanya. Hal itulah yang menjadi memori indah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kala menghadiri acara peluncuran tim Persib Bandung musim 2019 di Hotel Savoy Homann, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Sabtu (11/5/2019).

Selain menjadi juara Liga Indonesia 2014, Ridwan Kamil juga kembali memiliki kenangan indah saat Persib Bandung menjadi juara Piala Presiden 2015.

Kedua momen tersebut diakui Ridwan Kamil menjadi bukti nyata bahwa Persib Bandung menjadi pemersatu seluruh elemen masyarakat Jawa Barat.

“Yang namanya bobotoh adalah yang menyatukan kita, memori terbaik saya yaitu 2014 saat juara mengalahkan Persipura setelah 19 tahun tidak juara. Tahun selanjutnya, 2015, Persib juara Piala Presiden. Saya merasakan betul bagaimana euforia bobotoh begitu nyata karena yang menyatukan semua masyarakat Jawa Barat adalah ketika Persib jadi juara,” ujar Ridwan Kamil.

Dia juga menyampaikan harapan besarnya kepada Persib Bandung dan bobotoh. Sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan, bobotoh dan Persib Bandung harus saling bersinergi. Bobotoh, kata Ridwan Kamil, harus bisa mendukung klub sepenuh hati. Saat Persib Bandung kalah maupun menang, bobotoh tetap memberikan dukungan secara maksimal.

“Dalam hidup itu ada yang namanya cinta, definisi cinta saya adalah Persib. Persib ketika juara ayo kita rakayakan, kita doakan. Ketika belum juara, jangan dipoyok tapi kita dukung dan doakan supaya menjadi juara,” katanya.

Ketika menjadi juara Liga Indonesia dan Piala Presiden, Ridwan Kamil menuturkan bahwa seharusnya hal itu menjadi representasi untuk musim-musim berikutnya. Hal yang disinggung Ridwan Kamil adalah terkait kebiasaan Persib Bandung yang acap mengganti komposisi tim mulai dari pelatih hingga pemain.

Padahal jika berkaca pada komposisi, skuat tahun 2014 dan 2015 merupakan The Dream Team serta The Winning Team. Namun dari musim ke musim, klub selalu melakukan perombakan dan berimbas kepada prestasi.

“Kalau sudah punya the winning team, jangan banyak diganti. Tahun 2014 dan 2015 itu the winning team, itu susah, lalu terpecah-pecah. Mudah-mudahan 2019 juga menjadi the winning team,” ujarnya.

Bagikan :

Leave a Reply

One thought on “Ridwan Kamil Sentil Persib Bandung yang Kerap Rombak Skuat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *