Ridwan Kamil Minta Setiap Desa di Jabar Miliki Akun Medsos

Terasjabar.co – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta setiap pemerintah desa yang ada di Provinsi Jawa Barat memiliki akun media sosial agar identitasnya dikenal oleh warganya dengan mudah.

“Saya meminta agar setiap desa itu memiliki akun media sosial, ini dilakukan agar punya identitas,” kata Ridwan Kamil pada acara  peluncuran Program Patriot Desa Digital, di Gedung Sate Bandung, Senin (1/4/2019).

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini mengatakan media sosial ialah langkah awal membentuk budaya mengonfirmasikan kegiatan maupun potensi daerah.

“Jadi bagaimana kita akan tahu ada apa di sana. Gampang tinggal buka akun, tapi budaya menginformasikan kegiatannya belum optimal,” kata dia.

Namun dengan sebuah perintah politik maka setiap desa akan memiliki data base sumber informasi dengan hal paling gampang lewat akun sosial media.

Dia menjelaskan Program Patriot Desa Digital ialah bagian kerja sama dengan Telkomsel yang akan memberikan pelatihan bagi pemerintah desa agar melek digital.

Menurut dia, program ini digagas untuk membentuk komunitas berliterasi digital dengan tujuan meningkatkan perekonomian masyarakat dan kualitas warga desa atau pinggir kota kecil.

“Salah satu visi Jawa Barat kan provinsi digital fokus pada desa digital karena desa punya potensi luar biasa kalau disentuh dengan teknologi,” ujar dia.

Dia mengatakan, nantinya setiap desa akan dibagi dalam tiga zonasi warna yakni zona merah, kuning dan zona hijau.

Zona merah ialah desa yang belum memaksimalkan perkembangan digital, zona kuning untuk desa yang sudah menerapkan aplikasi dalam pelayanan masyarakat namun belum sempurna.

“Sedangkan zona hijau merupakan desa yang sudah tercipta ekosistem digital dalam ragam program pedesaan,” kata Gubernur Emil.

Ditempat yang sama Sementara itu, Director Human Capital Management Telkomsel Irfan A Tachrir menambahakan program tersebut diutamakan menyasar daerah perbatasan Jawa Barat seperti di wilayah selatan Jabar.

Irfan mengatakan anggaran yang digunakan bersumber dari dana CSR dan tidak menutup kemungkinan pihaknya akan membangun konektivitas jaringan di wilayah pedalaman.

“Jadi program ini jangka panjang karena membangun komunitas digital itu tidak mudah dan sebentar,” kata dia.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fourteen − 11 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital