Pengamat Anggap Wacana Pemindahan Pusat Pemerintahan Provinsi Jawa Barat Lebay
Terasjabar.co – Pengamat Ekonomi dari Universitas Pasundan (Unpas) Bandung, Acuviarta Kartabi menilai wacana pemindahan pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat, tidak perlu dilakukan. Terlebih melihat alasan yang diutarakan Wagub Uu Ruhzajul Ulum terkait wacana tersebut.
“Saya kira lebay aja, tidak penting yah. Hal itu tidak penting kita memindahkan kantor pusat pemerintahan yang representatif, dimana-mana memang tidak terpusat,” kata Acuviarta saat on air di MQFM Bandung, dalam acara Sudut Pandang, Jum’at (1/3/2019).
Sebelumnya, Wagun Uu merasa pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat yang berada di Kota Bandung, dinilai sudah tidak efektif dan efisien. Alasannya, letak kantor pemerintahan yang terpisah dan berjauhan. Selain itu kemacetan di Kota Bandung turut menjadi alasan yang melatarbelakangi ide dipindahkan ke Kabupaten Bandung, tepatnya di daerah Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang.
“Tapi, ya kalau kita bicara kota Bandung, semacet-macetnya Kota Bandung, terukurlah. Lagi pula saya kira saya cukup sering mengunjungi berbagai kantor pemerintahan di Provinsi Jawa Barat, baik Gedung Sate dan OPD-OPD lainnya, dinas badan, saya kira lowong sekali ya,” ujar Acuviarta.
Sehingga menurutnya, jika alasan sulitnya koordinasi karena jarak yang tidak berdekatan, pemindahan bukanlah solusi. Alih-alih memindahkan pusat pemerintahan, dalam hal ini pemerintah perlu mempertajam sistem, seperti sistem koordinasi antar dinas, dan bagaimana kemudian pembagian ruangan dan sumber daya manusia.
“Terlebih zaman sekarang, kan sistem semua online, bisa teleconference, surat menyurat via email dan sebagainya, jadi saya kira tidak terlalu pentinglah kalau alasannya koordinasi rapat dan sebagainya,” pungkasnya.





Leave a Reply