100 Hari Kerja, Ridwan Kamil Luncurkan Jabar Masagi di Cirebon
Terasjabar.co – Salah satu program 100 hari kerja Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yakni Jabar Masagi akan diluncurkan di Gedung Negara, Kejaksan, Cirebon, hari ini Rabu (5/12/2018) sore. Pengukuhan program dengan ditandai penandatanganan bersama bupati/wali kota se-Jawa Barat.
Ridwan Kamil atau yang sering disapa Emil mengatakan, pihaknya mencoba menguatkan pondasi generasi milenial Jawa Barat dengan program tersebut.
Grand desain Jabar Masagi menekankan pada nilai pendidikan karakter, yakni dengan mengembalikan pendidikan budi pekerti yang bisa berdampak pada akhlak sosial serta mengandung keluhuran nilai-nilai kearifan lokal.
Baca Juga: Program Jabar Masagi Digulirkan untuk Bentuk Generasi Tangguh
Implementasi Jabar Masagi ialah seluruh program praktik baik di lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat yang mampu menumbuhkan generasi muda di Jawa Barat sebagai manusia berbudaya yang memiliki kemampuan untuk bisa belajar merasakan (surti/rasa), belajar memahami (harti/karsa), belajar melakukan (bukti), belajar hidup bersama (bakti/dumadi nyata).
Selain itu, Jabar Masagi merupakan bagian dari upaya menciptakan manusia unggul Jawa Barat lahir batin.
“Kenapa harus ada Jabar Masagi? Sebab pemerintah merasa penyamarataan kurikulum pendidikan terdapat nilai positif dan negatifnya,” kata Emil dalam rilis yang diterima Terasjabar.co.
Dalam pandangan Emil terdapat empai nilai konsep manusia unggul, yakni religius (iman), cerdas (ilmu), berkarakter (akhlak), fisik dan mentalnya (sehat).
“Dari segi fisik harus unggul. Baradag, gagah, kuat,” kata dia.
Nilai berikutnya yakni Iman. Artinya, nilai religius sangat penting. Dengan adanya program Jabar Masagi ini diharapkan, anak milenial semakin religius agamanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Ahmad Hadadi didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Barat Firman Adam mengatakan, selain penandatangan bersama 27 bupati/wali kota se-Jawa Barat, pihaknya mengundang 612 unsur. Di antaranya Kadisdik 27 kabupaten/kota, Kepala Bappeda 27 kabupaten/kota, MKKS, MKPS, guru SMA/SMK/SLB hingga forum OSIS Jawa Barat.
“Berbeda dari launching-launching lainnya. Rencananya, konsep acara dikemas seperti drama teatrikal dengan lokasi yang didesain artistik,” kata Hadadi.
Karena singgungan dengan kaum milenial, panitia juga menghadirkan pemeran Dilan, Iqbal Ramadan. Nantinya, dia bersama Gubernur Jawa Barat akan memandu prosesi aktivasi media sosial Jabar Masagi. Dengan nama akun Instagram dan Twitter yakni @jabarmasagi_ serta Facebook: Jabar Masagi.
Bagi siswa dan guru yang ingin ikut berpartisipasi dalam media sosial Jabar Masagi bisa mengirimkan konten dengan hastag #jabarmasagi.





Pingback: Jabar Masagi Ingin Wujudkan Karakter Generasi Milenial Melalui Kearifan Lokal | Teras Jabar