APDB Perubahan Ditolak, Oded: Gara-Gara Pilkada

Terasjabar.co – Anggaran Pendapatan Balanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2018 Kota Bandung, ditolak oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, karena pengajuannya telah melewati batas waktu.

Wali Kota Bandung Oded Mohamad Danial menilai, salah satu penyebab keterlambatam tersebut dikarenakan keikutsertaan tiga pimpinan Kota Bandung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

Wali Kota, Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Bandung, saat itu bertarung di pilkada serentak. Ridwan Kamil ikut dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa barat. Sementara Oded dan Yossi Irianto sibuk di Pilwalkot Bandung.

Baca Juga: Telat Pengajuan, APBD P Kota Bandung Ditolak Pemprov Jabar

Menurut Oded, telatnya pengajuan APBD Perubahan gak hanya dialami Kota Bandung saja. Kota-kota lain di Jawa Barat pun tidak sedikit yang telat.

“Jadi begini, betul kita telat. Seperti kota-kota lain juga ada, bukan hanya Kota Bandung, kota/kabupaten lain juga ada yang telat sama. Hampir semua rata rata, karena pilkada,” kata Oded di Plaza Balai Kota, Jalan Wastukencana, Bandung, Jumat (2/11/2018).

Oded sedang membahas dikeluarkannya Perwal agar Pemkot tetap bisa mengalokasikan anggaran untuk  pos-pos yang dianggap urgent.

“Nanti mana-mana saja yang memungkinkan dipandang urgent untuk masyarakat, nah itu sedang ada pembahasan. Jadi Nanti bentuknya jadi perwal, bukan perda,” ucapnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one + 13 =