Sempat Tertunda, Uu Sebut Akan Lanjutkan Pembangunan Stadion di Kota Cirebon

Terasjabar.co – Setidaknya ada 4 daerah di Provinsi Jawa Barat yang mendapatkan prioritas pembangunan dan masuk dalam Wilayah Kerja Pemerintahan dan Pembangunan (WKPP) di era Kepemimpinan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar. Keempat daerah itu yakni Bogor, Bekasi, Tasikmalaya dan Kabupaten Cirebon.

Pada era kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat sebelumnya, Ke-4 daerah itu mendapatkan perencanaan prioritas program pembangunan, salah satunya pembangunan sarana dan prasarana Olah Raga.

Seperti yang pernah dikemukakan mantan Wakil Bupati Cirebon Selly A Gantina pada 30 November 2017 lalu, 3 daerah selain Kabupaten Cirebon, telah selesai dibangun.

Prioritas program pembangunan di 3 daerah itu sudah terealisasi berikut pembiayaan dan pembangunannya. Sementara, di Kabupaten Cirebon sendiri, belum terlaksana.

Pekerjaan rumah Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Cirebon ini mengundang kepedulian Wakil Bupati dikala itu. Selly sempat mendatangi Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Barat untuk mendapatkan kepastian realisasi program pembangunan.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, dirinya bersama Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat akan melanjutkan perencanaan program pemerintahan sebelumnya pada masa kepemimpinan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar, terutama mengenai pembangunan stadion Ranggajati Cirebon.

“Kalau stadion ini sudah menjadi program kami meneruskan program Kang Aher yaitu akan membangun stadion-stadion di daerah. Dan termasuk di tahun 2019 ini, insya Allah ada program anggaran untuk stadion yang ada di kabupaten/kota,” ungkap Uu di Kota Cirebon, Senin (29/10/2018).

Uu menegaskan, terkait pembangunan sarana dan prasarana Olah Raga tersebut tidak hanya berupa Stadion, melainkan juga akan ada pembangunan Alun-alun di sejumlah daerah.

Alasannya, Alun-alun memiliki fungsi vital dalam kehidupan masyarakat. Alun-alun, kata Uu, menjadi sarana pertemuan masyarakat, tempat bermain masyarakat, bahkan menjadi tempat bershillaturahminya masyarakat.

Mengingat pentingnya fungsi Alun-Alun bagi kehidupan masyarakat, sehingga ke depan Pemprov Jawa Barat berencana mengalokasikan anggaran untuk revitalisasi Alun-Alun.

“Anggaran sedang kami bahas, karena ini masih dalam pembahasan APBD tahun 2019,” pungkasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × four =