Sesar Lembang Berada di Masa Akhir Siklus Gempanya

Terasjabar.co – Peneliti sampai saat ini belum bisa memastikan siklus gempa aki­bat aktivitas sesar Lembang sehingga pemerintah dan mas­ya­rakat harus tetap waspada.

Pemerintah harus membuat program mitigasi untuk menyiapkan masyarakat mengantisipasi potensi gempa bumi yang mungkin terjadi.

Peneliti geologi LIPI Mudrik R Daryono menjelaskan, penelitian tentang sesar Lembang sudah memastikan patahan ini aktif.

De­ngan panjang 29 km, patahan ini ber­potensi menimbulkan gempa bumi dengan magnitudo 6,5-7 pada skala Richter. Meski demikian, peneliti belum mengetahui kapan periodisasi gempa di sesar Lembang.

”Soal siklus gempa di sesar Lembang, kami belum solid saat ini. Kami hanya tahu ada periode tua. Sesar Lembang jelas aktif, tetapi untuk periode ulangnya kita belum solid berapa ratus tahun se­ka­li,” tutur Mudrik seusai menjadi pembicara dalam Diskusi Pembelajaran Gempa Lombok dan Palu 2018 untuk Mitigasi Bahaya Kegempaan di Jawa Bagian Barat yang digelar di Aula Barat ITB, Selasa (23/10/2018).

Penelitian menunjukkan, sesar Lembang telah berada pada masa akhir siklus gempa buminya. Kesimpulan tersebut, kata Mudrik, dihitung dari kecepatan pergeseran di sesar Lembang dan informasi tentang kejadian terakhir gempa.

Dari data yang didapat, gempa bumi di Sesar Lembang pernah terjadi pada abad ke 15 dan tahun 60 SM, atau sekitar 561 tahun yang lalu. Belum diketahui gempa lain yang terjadi pada rentang waktu tersebut.

Dari hasil penelitian pula diketahui kecepatan gesernya sekitar 3 mm per tahun. Ditambah informasi tentang kejadian gempa kecil yang terjadi di dua ujung sesar Lembang.

Dari data tersebut, peneliti bisa memperhitungkan berapa energi yang belum dile­paskan.

“Itu yang akhirnya sampai pada fase sudah lama tidak terjadi gempa. Jadi waspada itu harus,” ujarnya.

Hasil penelitian sesar Lembang sendiri sudah beberapa kali di­ko­munikasikan ke pemerintah daerah. Harapannya, bisa sebagai data untuk menyiapkan masyarakat.

“Ahli-ahli lain harus didengarkan. Ada kriteria daerah yang tidak boleh dibangun, itu harus ditepati. Harus membangun bangun­an tahan gempa, ya harus diterapkan. Pendidikan ke anak istri, adik-adik, harus kita lakukan,” tuturnya.

Pakar mitigasi bencana dari ITB Irwan Meilano mengatakan, saat ini ada gap antara hasil riset dan masyarakat. Seharusnya pemerintah bertindak sebagai jembatan yang mampu memahami hasil riset itu dan menerjemahkannya melalui program mitigasi untuk masyarakat.

Para ahli sudah menyampaikan potensi bencananya, sehingga tugas pemerintah untuk menyusun detail risiko yang akan dihadapi masyarakat. Dari sana, pemerintah bisa membuat program yang menyiapkan masyarakat menghadapi bencana.

Pemerintah harus segera membuat detail risiko berdasar pada penelitian-penelitian para ahli yang sudah ada. Selanjutnya bisa dibuat upaya mitigasi yang bisa diterapkan. Jepang bisa menjadi salah satu referensi upa­ya mitigasi yang baik. Namun selanjutnya, perlu dicari upaya mitigasi yang sesuai dengan kearif­an lokal masyarakat.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

13 − 2 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam