Pembangunan Tol Cisumdawu Porsi Pemerintah Pusat Harus Dipercepat

Terasjabar.co – Badan Usaha Milik Daerah Provinsi Jabar PT Jasa Sarana dan DPRD Jabar mendorong pemerintah pusat untuk segera menuntaskan pembangunan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan seksi I dan II. Saat ini, Tol Cisumdawu seksi I dan II yang menjadi porsi pemerintah pusat, pengerjaannya masih terhambat oleh lambannya proses pembebasan lahan.

Anggota Komisi IV DPRD Jabar Daddy Rohanady menuturkan, Tol Cisumdawu seksi I dan II dengan panjang 28 km, terbentur pembebasan lahan di Jatinangor.

“Baru 30 persen lahan yang dibebaskan. Terutama di sekitar Jatinangor. Karena itu, perlu akselerasi di seksi I dan II yang menjadi tugas pemerintah pusat,” ujarnya, Kamis (30/8/2018).

Dia menambahkan, seksi II Rancakalong-Sumedang sepanjang 6 kilometer memang sudah hampir selesai dan tahun depan kemungkinan sudah bisa dibuka.

“Walau sudah bisa dibuka, tapi bagaimana kelaikan tolnya? Jangan sampai ketika tahap II selesai, tapi tak bisa dioperasikan. Kan sayang kalau dilewati kendaraan berat,” ujarnya.

Terkait seksi III dan IV dengan panjang 33,22 km yang menjadi porsi BUJT (Badan Usaha Jalan Tol), masih butuh dana sekitar Rp 8 triliun. Itu belum termasuk pembebasan lahan.

“Namun dari sisi lahan, seksi III lebih optimal untuk menggenjot pengerjaan fisik karena 99 persen lahan sudah dibebabskan. Jadi, pengerjaan fisik bisa dimulai,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Keuangan PT Jasa Sarana Indrawan Sumantri mengatakan. PT Jasa Sarana sebagai afiliasi di Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT), kini tengah menggarap seksi III Sumedang-Cimalaka sepanjang 4,05 kilometer.

Untuk mendorong percepatan pembangunan, PT Jasa Sarana bergabung dalam PT CKJT dengan saham 10 persen atas nama PT Jabar Bumi Konstruksi (anak perusahaan PT Jasa Sarana).

”Tapi, percepatan di porsi BUJT akan percuma jika pemerintah pusat tidak segera menyelesaikan seksi I dan II Cileunyi-Sumedang. Jangan sampai CKJT keasyikan membangun seksi 3 dan selanjutnya, tapi kurang peduli terhadap upaya percepatan solusi penyelesaian seksi 1 dan 2,” ujarnya.

PT Jasa Sarana adalah inisiator pembangunan Jalan Tol Cisumdawu. Tol sepanjang 60,1 km itu terbagi dalam 6 seksi pembangunan.  Sebagai afiliasi PT Jasa Sarana, PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) melakukan pembangunan pada seksi III (Sumedang-Cimalaka 4,05km), seksi IV (Cimalaka-Legok 8,20km), seksi V (Legok-Ujungjaya 14,9 km), dan seksi VI (Ujungjaya-Dawuan 6,07km).

”Hingga kini, kami berkomitmen mendukung kemajuan pembangunan infrastruktur strategis ini, sekaligus mendorong anak perusahaan, yakni PT Jabar Bumi Konstruksi untuk ikut andil dalam pembangunan,” ujar Direktur Investasi PT Jasa Sarana, Ayi Mohamad Sudrajat.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eleven + sixteen =