Sutradara Video Porno Anak vs Perempuan Dewasa di Bandung Dituntut 7 Tahun Bui

Terasjabar.co – Sutradara kasus produksi video porno anak di Bandung Muhamad Faisal Akbar, dituntut tujuh tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). JPU menyakini terdakwa punya peran besar dalam kasus tersebut.

Hal tersebut terungkap dalam sidang lanjutan kasus video porno anak yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Klas 1 Bandung, Selasa (7/8/2018). Jalannya persidangan tertutup. Pewarta tidak diperkenankan masuk ke dalam ruang sidang

Faisal terbukti bersalah sebagaimana diatur dalam pasal 82 Undang-undang Nomor 35/2014 Tentang Perlindungan Anak, Pasal 2 Undang-undang Nomor 21/2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Dan pasal 29 Undang-undang Nomor 44/2008 tentang Pornografi serta Pasal 27 Undang-undang Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Kami menjatuhkan pidana terhadap terdakwa selama tujuh tahun penjara, denda Rp 250 juta subsider enam bulan kurungan,” kata Jaksa Kejati Jabar Rika di Pengadilan Negeri Kelas 1A khusus Bandung usai sidang.

Ditemui usai sidang, Tim kuasa hukum terdakwa I Made Agus Rediyuadana mengaku keberatan dengan tuntutan yang dijatuhkan JPU. Tim kuasa hukum mengajukan pledoi yang akan digelar pekan depan.

“Langkah minggu depan pledoi. Ada pemasangan pasal tidak tepat dalam tuntutan itu, masalah trafficking. Kita menyatakan itu salah, dalam penerapan UU perlindungan anak dan UU ITE pendapat kita seperti itu,” kata Agus.

Dalam kasus video porno anak tersebut, Faisal berperan sebagai sutradara serta pengambil adegan dalam video untuk dijual ke pemesan yang ada di Rusia.

Sementara empat terdakwa lainnya yaitu Susanti ibu dari anak di bawah umur inisial D, Herni ibu dari anak di bawah umur SP, Intan sebagai pemeran, Ismi sebagai penghubung antara si anak di bawah umur dengan pemeran, dituntut lima tahun penjara.

Seperti diketahui, kasus tersebut berawal dari pertemanan Faisal dengan komunitas Rusia di Facebook bernama VIKA. Berawal dari mengirimkan foto porno berupa editan antara seorang anak dan perempuan dewasa pada akhir bulan April, Faisal mendapatkan pujian dari komunitas tersebut.

Setelah mengirimkan foto dan mendapat komentar positif, terdakwa Faisal mendapat tawaran dari R yang mengaku orang Kanada untuk membuat video mesum dengan imbalan bayaran uang.

Faisal menyanggupi tawaran tersebut dan kemudian meminta bantuan untuk mencarikan anak laki – laki kepada Cici dan Ismi. Mereka kemudian membuat video tersebut di bulan Mei dan Agustus 2017 lalu di dua hotel di Kota Bandung. Setelah video itu jadi, tersangka Faisal mengirimkan video itu kepada R (orang Kanada) melalui media sosial telegram. Dia dibayar pertama Rp 6 juta, Rp 8 juta, dan Rp 16 juta.

Bagikan :

Leave a Reply

2 thoughts on “Sutradara Video Porno Anak vs Perempuan Dewasa di Bandung Dituntut 7 Tahun Bui

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *