Survei Cops: Elektabilitas Pasangan Asyik Teratas Karena Tegas dan Jujur

Terasjabar.co – Center Opinion Public Survey (Cops), melakukan survei untuk mengetahui harapan dan suara masyarakat Jawa Barat terhadap empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang bertarung di Pilkada Jabar 2018.

Adapun empat paslon yang maju di Pilkada Jabar 2018, yakni Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan, Sudrajat-Ahmad Syaikhu, dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

Dalam surveinya, Cops mengajukan pertanyaan kepada responden yang merupakan masyarakat Jabar bahwa ‘Siapa Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan dipilih jika Pilkada Jabar diadakan besok?”

“Maka jawaban yang didapati dari survei, sebanyak 32,7 persen memilih Sudrajat-Ahmad dengan alasan Sudrajat tegas, jujur, pintar, punya kemampuan dan asli Sunda,” kata Direktur Cops Ziyad Falahi kepada wartawan, Sabtu (23/6/2018).

Urutan kedua ditempati pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi. Alasan responden memilih pasangan ini karena Deddy Mizwar dikenal sering muncul di sinetron, dan Deddy Mulyadi dipilih lantaran satu-satunya tokoh yang banyak mengembangkan ajaran Sunda Wiwitan.

Pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan dipilih sebanyak 20,8 persen. Menurut Ziyad, kurangnya dukungan terhadap pasangan ini karena mereka didukung oleh PDIP, partai yang di Pilkada DKI 2017 mendukung Cagub petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang kini di penjara karena kasus penistaan agama.

Ridwan Kamil-UU Ruzhanul Ulum berada di posisi terakhir dengan raihan suara sebesar 17,9 persen. Sementara responden yang tidak memilih sebanyak 3,9 persen.

Ziyad menyebut, rendahnya elektabilitas Ridwan karena pria yang akrab disapa Kang Emil itu sempat diterpa isu tak sedap terkait kasus dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Kota Bandung yang diterima Bandung Creative City Forum (BCCF) pada 2012. Saat itu Ridwan merupakan Ketua BCCF.

“Jatuhnya elektabilitas Ridwan-UU karena nama Ridwan sempat diseret dalam kasus dugaan korupsi BCCF,” jelas Ziyad.

Cops melakukan survei pada 12-22 Juni 2018. Pengambilan sample mengunakan metode multistage random sampling dengan jumlah Responden 1.225 orang yang tersebar secara proposional sesuai besaran jumlah DPT di Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. margin of error ± 2,28 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 − ten =