Ditangkap Saat Hendak Menyerang Lawan, 7 Anggota Geng Motor Ini Mewek di Kantor Polisi

Terasjabar.co – Tujuh anggota geng motor Brigez dirangkap polisi lantaran membawa senjata tajam (sajam) saat akan menyerang geng motor lainnya pada Minggu (3/6/2018) malam. Pemicu sekelompok anak muda tersebut berniat melancarkan serangan ke lawannya ini gara-gara termakan kabar bohong.

“Rencana penyerangan geng motor Brigez ini diawali oleh informasi hoax,” ucap Kapolsek Panyileukan Kompol Herbas Sudewo di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jabar, Senin (4/6/2018).

Dalam informasi tersebut, kata Herbas, anggota geng motor Brigez mengetahui adanya kabar penyerangan dari kelompok geng motor XTC. Mereka sigap dan bersiap-siap melawan XTC.

“Nyatanya setelah dicek tidak ada dan tidak benar rencana penyerangan dari XTC,” katanya.

Kini tak terlihat lagi wajah sangar dan sok jagoan dari ketujuh anggota geng motor ini. Di kantor polisi, anggota geng motor ni berurai air mata.

Ketujuh pemuda yang ditangkap itu ialah Tantra Wilantara (26), Jejen Jalaludin (23), Dezar Miftah (22), Asep Deni (20), Hendi Candra (19), Andi Maulana (19) dan remaja berinisial FR (14). Ketujuhnya ditangkap saat akan menyerang anggota geng motor lainnya. Mereka kedapatan membawa senjata tajam.

Mereka ditangkap saat berkumpul dalam rangka menyerang geng motor XTC.

“Jajaran Polsek Panyileukan dibekup Satreskrim Polrestabes Bandung menangkap dan menggagalkan geng motor Brigez yang mau menyerang geng motor XTC. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan senjata tajam,” ucap Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo.

Kini ketujuh pemuda tersebut harus meringkuk di sel tahanan Mapolsek Panyileukan. Mereka dijerat Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam dengan ancaman 12 tahun bui.

“Sekarang akan kita proses lebih lanjut. Tidak ada penangguhan, mereka semua diproses,” tandas Hendro.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *