Uu Siapkan Program Untuk Promosikan Kuliner Tradisional Jabar

Terasjabar.co – Kuliner tradisional khas Jawa Barat kini sudah mulai tersingkir seiring banyaknya jajanan modern yang menguasai pasaran. Padahal, menurut Calon Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Uu Ruzhanul Ulum, Jabar memiliki kuliner tradisional yang melimpah.

Oleh karena itu, jika terpilih pasangan Rindu akan memberdayakan para pengusaha kecil yang masih konsisten membuat makanan tradisional seperti opak dan rengginang.

Untuk mewujudkannya, pasangan Rindu telah mengkloning program one village one product alias satu kampung satu produk unggulan. Program ini membuat setiap daerah memiliki produk khas yang unggul untuk dipasarkan secara luas.

“Kami akan bantu agar para pelaku usaha di kampung-kampung ini bisa berinovasi, menyesuaikan dengan perkembangan minat atau permintaan pasar. Tidak hanya pemasaran, termasuk inovasi juga, inovasi di kemasan-kemasan. Kalau kemasan bagus, harga jual bisa lebih tinggi dan bisa masuk pasar ritel modern,” kata Uu dalam keterangannya, Minggu (3/6/2018).

Tidak hanya para pengusaha makanan tradisional, petani sampai pelaku usaha mikro juga bakal didorong mengembangkan kreativitas produk dan cara-cara pemasaran. Dengan begitu komoditas jualan para pelaku usaha bisa lebih membahana, bahkan bisa dijual di ritel-ritel modern.

Namun untuk daerah yang belum memiliki komoditas khas, pasangan Rindu akan mengarahkan warga setempat untuk membentuk produk yang ikonik.

Sementara dari sisi permodalan, pasangan Rindu ini mengandalkan kredit Mesjid Sejahtera (Mesra) tanpa bunga dan agunan. Dengan sistem ini, pelaku usaha kecil bisa mengakses modal dengan mudah dan tidak berbelit-belit.

“Ini merupakan salah satu upaya yang kami lakukan (untuk) membantu kelompok-kelompok masyarakat yang membutuhkan seperti para pedagang kecil yang kesulitan mengembangkan usaha akibat kekurangan modal. Kredit Mesra ini bisa jadi solusi,” tutup Uu.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × 3 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data