Aher: Aksi Terorisme Bukan Membela Agama Melainkan Menista Agama

Terasjabar.co – Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), menilai bahwa menjelang pesta demokrasi, Indonesia sempat diganggu oleh penganut paham radikalisme dan aksi terorisme.

“Kita harus saling menjaga. Para teroris itu bukan pembela agamanya melainkan telah menista agamanya sendiri,” kata Aher seusai apel tiga pilar di lapangan Gasibu, Bandung, Sabtu (02/6/2018).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan didampingi Kapolda Jabar, Irjen Pol Agung Budi Maryoto dan Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Besar Harto Karyawan.

Aher berpesan agar paham radikalisme dan aksi terorisme tidak dikaitkan pada ajaran agama tertentu. Bila kebetulan berasal dari agama tertentu, Aher mengatakan bahwa ajaran dan pemahaman tersebut sangat keliru.

“Di saat kita mempersiapkan pesta demokrasi, kita sempat diganggu oleh paham radikalisme dan aksi terorisme. Jika dibiarkan, bisa mencabik-cabik keutuhan NKRI,” kata Aher di lapangan Gasibu, Sabtu (02/6/2018).

Pada apel tiga pilar tersebut, Aher juga berkesempatan memberikan penghargaan dan tali kasih kepada Lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas yang berprestasi dan menjaga situasi Jabar agar tetap kondusif.

Tujuan diadakannya apel tiga pilar tersebut ialah meningkatkan sinergitas dan mendukung pelaksanaan Pilkada serentak 2018 aman guna mewujudkan Jabar yang kondusif.

Acara yang diselenggarakan oleh Polda Jabar tersebut, dihadiri 1.500 personel Tiga Pilar di wilayah Jawa Barat.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *