Temuan Stiker Paslon Pilgub Jabar Terpasang di Angkot, Begini Kata Ketua Panwaslu Cimahi

Terasjabar.co – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Cimahi menilai adanya stiker calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat 2018 yang menempel pada Angkutan Kota (Angkot) jelas melanggar aturan.

Berdasarkan pantauan dilapangan sejumlah angkot di Kota Cimahi masih ada yang terpasang stiker salah satu paslon gubernur Jabar.

Stiker bermuatan politis itu kebanyakan ditempelkan pada kaca bagian belakang angkot, baik stiker ukuran besar maupun ukuran kecil.

Ketua Panwaslu Kota Cimahi, Yus Sutaryadi, mengatakan adanya stiker yang menempel di kaca belakang angkot tersebut pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait.

“Kami akan merekomendasikan untuk ditertibkan, karena jelas stiker menempel di transportasi itu memang melanggar,” katanya di Sekretariat Panwaslu Kota Cimahi, Jalan Sangkuriang, Rabu (30/5/2018).

Hal tersebut, kata Yus, karena Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan lokasi-lokasi pemasangan untuk Alat Peraga Kampanye (APK) pilgub Jabar 2018.

Namun, untuk menertibkan stiker pada angkot itu pihaknya tidak bisa langsung karena harus memastikan kepemilikan angkot itu ada di Kota Cimahi.

“Gak mungkin kalau angkot yang melintas di Cimahi langsung kita berhentikan untuk mencopot stikernya karena harus dilihat deliknya dulu,” kata Yus.

Tetapi, lanjut Yus, APK Pilgub Jabar yang terpasang selain ditempat yang telah ditetapkan oleh KPU, berarti itu memang melanggar, sehingga harus tetap ditertibkan.

Untuk menertibkan APK yang menempel di angkot, pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Kota Cimahi ketika melaksanakan operasi.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *