Angkot Besok Mogok Massal, Pemkot Bandung Siapkan Transportasi Alternatif

Terasjabar.co – Warga Bandung tak perlu khawatir menyusul rencana aksi mogok massal sejumlah sopir angkutan kota (angkot) di Bandung. Pemkot Bandung menyiapkan sarana transportasi alternatif guna mencegah warga telantar.

“Semua angkutan berupa bus baik bus sekolah, TMB (trans metro Bandung), damri dan bus buruh tetap beroperasi. Bus sekolah juga bisa diperuntukkan bagi publik,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Didi Ruswandi usai rapat lintas sektoral di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jabar, Senin (7/5/2018).

Jumlah bus yang disiapkan Dishub Kota Bandung sendiri mencapai 20 unit. Jumlah tersebut termasuk unit bus cadangan yang dimiliki Dishub Kota Bandung.

Bahkan selain bus TMB, bus sekolah dan buruh, pihaknya memastikan bus antar kota dalam provinsi (AKDP) tetap beroperasi.

“AKDP dan damri ada sekitar 220 unit,” katanya.

Selain transportasi bus, sambung Didi, mobil seluruh pejabat Dishub dioperasikan untuk mengangkut penumpang apabila telantar. Termasuk kendaraan dinas atau pribadi milik camat di Kota Bandung.

“Nanti camat akan mobile di wilayahnya masing-masing. Karena ini sudah ketiga kali (mogok), protapnya sudah berjalan,” ungkapnya.

Didi menambahkan sejumlah relawan juga siap memberikan bantuan kepada masyarakat Bandung yang telantar. Unit kendaraan relawan berupa motor dan mobil akan senantiasa mengangkut warga.

“Sudah terdaftar seratus unit ada motor dan mobil. Mereka siap mengakomodir khususnya di jam sibuk pagi dan sore,” tuturnya.

Pihak kepolisian juga ambil bagian mengantisipasi telantarnya penumpang. Polrestabes Bandung menyiapkan sarana transportasi berupa bus polisi.

“Jumlahnya masih dihitung, tapi tentunya rapat tadi dari Gubernur, Dishub, TNI dan Polda menyiapkan sarana transportasi, menyiapkan manakala ada dampak dari unjuk rasa yaitu dampak sosial telantarnya penumpang,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo.

Meski begitu, Hendro mengimbau agar masyarakat menggunakan kendaraannya masing-masing. “Tapi kami sampaikan kepada masyarakat, besok ada unjuk rasa angkutan konvensional, sehingga maksimalkan angkutan pribadi,” katanya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *