Aher Minta Warga Waspadai Berita Hoax dan Kampanye Hitam

Terasjabar.co – Hal yang harus diantisipasi menjelang Pilkada Serentak di Jawa Barat adalah kampanye hitam serta penyebaran hoax. Keduanya merupakan gangguan yang harus diwaspadai kehadirannya oleh seluruh lapisan masyarakat di Jawa Barat.

Terlebih kini hal negatif tersebut dapat cepat tersebar melalui produk teknologi informasi, seperti media sosial. Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengatakan bahwa berita atau foto yang pernah ada beberapa tahun lalu, dapat dikemas ulang secara negatif untuk menjatuhkan nama baik seseorang atau membuat opini buruk di tengah masyarakat.

“Harus diwaspadai kampanye hitam. Komentar atau berita beberapa tahun lalu muncul lagi. Yang sudah di alam kubur, muncul lagi. Ditambahi kata-katanya,” kata Aher, sapaan akrab Ahmad Heryawan, dalam Rapat Desk Pilkada 2018 Jawa Barat di Gedung Sate, Kamis (18/1).

Aher mencontohkan soal beredarnya video salah satu calon kepala daerah yang sedang menari, sejumlah pihak malah menambahkannya dengan komentar dengan tujuan menghilangkan dukungan dari kalangan pesantren untuk calon kepala daerah tersebut.

Contoh lainnya, kata Aher, saat seorang calon kepala daerah lainnya berfoto bersama seorang perempuan berparas cantik, bisa saja langsung dikomentari bahwa perempuan tersebut adalah istri keduanya. Aher mengatakan dirinya pun tidak luput dari hoaks saat Pilgub Jabar 2013. Dirinya diisukan memiliki istri empat orang.

“Padahal saya cuma punya satu istri. Istri saya cuma senyum-senyum saja dengar isu itu. Karena dia tahu itu tidak benar,” katanya.

Mengantisipasi black campaign, menurut Aher adalah urusan moral masyarakat. Namun dirinya yakin, di tengah masyarakat yang semakin dewasa dan cerdas, hoaks dan black campaign tidak akan memengaruhi Pilkada Serentak di Jawa Barat.

“ASN kita ada ratusan ribu. Kita minta mereka sampai tingkat kepala desa dan RT RW untuk menentramkan masyarakatnya. Makanya tadi saya minta Desk Pilkada Jabar menggunakan unsur pemerintahan untuk melakukan sosialisasi Pilkada, penyebaran pesan kebhinnekaan dan kemananan di Pilkada Jabar,” katanya. (red)

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *