Jawa Barat Terapkan “3 Cepat” Untuk Cegah Penularan Varian Varu Flu Burung

Terasjabar.co – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat menerapkan prinsip “3 Cepat” untuk mencegah penularan varian baru virus influenza penyebab flu burung pada unggas di wilayahnya.

“Jajaran kesehatan hewan segera merespons laporan masyarakat dengan prinsip ‘3 Cepat’ yakni Deteksi Cepat, Lapor Cepat, dan Respons Cepat sesuai SOP pengendalian flu burung,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat Arifin Soedjayana ketika dihubungi dari Bandung, Rabu (1/3/20223).

Ia mengatakan bahwa dinas juga menggiatkan penyuluhan kepada masyarakat dan peternak unggas agar mereka segera melapor ke petugas kesehatan hewan bila menemukan unggas sakit atau mati mendadak.

Selain itu, menurut dia, dinas meningkatkan kegiatan pembinaan dan pendampingan bagi peternak unggas agar mereka menerapkan tindakan biosekuriti guna mencegah penularan penyakit di lingkungan peternakan.

“Peternakan unggas komersial skala kecil dan menengah agar menerapkan Biosekuriti 3 Zona sebagai model percontohan bisekuriti sederhana, hemat, praktis, dan efektif,” kata Arifin.

Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat pun mendampingi para peternak unggas melakukan Vaksinasi AI 3 Tepat, yakni Tepat Vaksin, Tepat Program Ulangan, dan Tepat Teknik Vaksinasi.

Arifin menyampaikan bahwa vaksinasi Avian Influenza (AI) pada itik dianjurkan menggunakan vaksin AI Subtipe H5N1 clade 2.3.2.

Sedangkan vaksinasi ayam petelur, menurut dia, dianjurkan menggunakan vaksin AI clade 2.1.3 atau clade 2.3.2 atau vaksin kombinasi clade 2.1.3 dan clade 2.3.2 produksi nasional. Arifin menekankan pentingnya sanitasi di sepanjang rantai pemasaran unggas guna memutus rantai penyebaran virus penyebab flu burung pada unggas serta meminimalkan risiko penularan virus ke manusia.

Dia mengimbau masyarakat peternak menerapkan pola hidup bersih dan sehat, seperti menggunakan masker saat menangani unggas hidup atau mati serta mencuci tangan dan kaki menggunakan air dan sabun usai aktivitas.

Berkenaan dengan pengadaan anak ayam umur sehari, Arifin mengatakan, peternak dianjurkan menggunakan anak ayam dari peternakan yang telah memiliki sertifikat bebas flu burung.

Dalam upaya mencegah penularan flu burung, ia melanjutkan, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan jika ada temuan kasus penularan penyakit serupa flu pada warga di sekitar tempat temuan kasus penularan flu burung pada unggas.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat drh. Supriyanto mengatakan bahwa kasus penularan virus influenza H5N1 varian 2.3.4.4b sampai sekarang belum ditemukan di Indonesia.

Kasus flu burung yang terdeteksi di Kota Cirebon dan Kota Cimahi, menurut dia, tidak terjadi akibat infeksi virus influenza H5N1 varian baru sebagaimana yang menyebar di Eropa dan Amerika serta Kamboja.

Meskipun demikian, jajaran petugas kesehatan hewan, peternak unggas, dan masyarakat diminta mewaspadai persebaran varian baru virus influenza H5N1 mengingat flu burung dapat menyebabkan kematian massal unggas dan mengganggu pasokan daging serta menimbulkan masalah kesehatan masyarakat.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × 5 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam