Hj. Lilis Boy: Budidaya Madu Asli Miliki Potensi Pasar yang Besar, Sebab Perkembangannya Cepat dan Pesat
Terasjabar.co – Dalam RPJMD Provinsi Jabar tahun 2018-2023, sektor kehutanan merupakan salah satu sektor yang menjadi perhatian untuk digarap agar terus bisa berkembang. Sektor kehutanan, dalam RPJMD tersebut, ditargetkan dapat mempercepat pertumbuhan dan pemerataan pembangunan.
Sejalan dengan target itu, salah satu program yang disiapkan adalah peningkatan produksi hasil hutan. Untuk mengimplementasikan program itu Budidaya Madu layak untuk dikembangkan.
Hal ini, diungkapkan Anggota Komisi II DPRD Jabar, Hj. Lilis Boy, seusai Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat mengadakan kunjungan kerja ke Kelompok Tani Lebah madu Binaan Cabang Dinas Kehutann Wilayah IX di Desa Citengah Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang dalam rangka evaluasi program APBD Tahun Anggaran 2022, Senin (15/08/2022).
Lina mengatakan, di lokasi tersebut, budidaya madu asli di Sumedang sudah cukup berkembang pesat, bahkan produksi madu yang dihasilkan ada dalam jumlah besar. Budidaya madu itu, direalisasikan di kawasan Curug Cigorobog, di atas tanah BKSDA, yang dikelola warga setempat.
Menurut Hj. Lilis, budidaya madu asli memiliki potensi pasar yang besar, sebab perkembangannya cepat dan pesat. “Pemerintah harus membantu, karena tidak ada istilah bangkrut untuk budidaya madu ini,” katanya.
Budidaya madu di lokasi tersebut, menggunakan kotak kayu yang dibuat sedemikian rupa yang disebut stupa. Di tempat tersebut terdapat 300 stupa, dan menghasilkan 40 kilogram madu asli dalam satu bulan.
“Di Sumedang banyak pakan alami yaitu kaliandra dan kopi. Jadi sangat memungkinkan untuk tempat budidaya lebah madu asli, bahkan bisa jadi tempat wisata, karena pengunjung bisa ngambil madu langsung di sini,” ucapnya.
Dengan besarnya potensi tersebut kata Hj. Lilis, bukan tidak mungkin Sumedang menjadi daerah penghasil madu terbesar.
“Perlu koloborasi dengan wirausaha-wirausaha lainnya untuk mengembangkan Wisata Madu karena Kabupaten Sumedang punya potensi jadi “Kabupaten Madu”,” pungkasnya.






Leave a Reply