Zulkifly Chaniago Soroti Kesenjangan Infrastruktur di Jawa Barat
Terasjabar.co – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Zulkifly Chaniago, BE., menyoroti permasalahan kesenjangan infrastruktur di sejumlah wilayah di Jawa Barat. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang tidak merata menjadi salah satu faktor penghambat pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dalam kunjungannya ke beberapa daerah di Kabupaten Subang, Majalengka dan Sumedang (SMS), Zulkifly mencatat beberapa masalah, seperti jalan yang rusak parah, minimnya akses transportasi publik, dan keterbatasan fasilitas penerangan jalan umum. Kondisi ini, menurutnya, sangat memengaruhi aktivitas masyarakat, terutama di daerah pedesaan.
“Kondisi infrastruktur yang buruk, seperti jalan yang rusak dan minimnya fasilitas publik, sangat menghambat mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah,” ujar Zulkifly kepada Terasjabar.co, Jumat (10/11/2024).
Zulkifly menyoroti bahwa beberapa kabupaten/kota di Jawa Barat, terutama di wilayah pedesaan dan perbatasan, masih tertinggal dalam hal pembangunan infrastruktur. Ia menegaskan bahwa alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur harus lebih merata agar seluruh masyarakat Jawa Barat dapat menikmati manfaatnya.
“Pembangunan yang hanya terfokus di kota-kota besar menciptakan kesenjangan yang signifikan. Pemerintah harus memastikan pembangunan infrastruktur menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil,” tegasnya.
Sebagai anggota DPRD Jabar dari Komisi IV yang membidangi infrastruktur, Zulkifly berkomitmen untuk mendorong percepatan pembangunan melalui pengawasan dan pengalokasian anggaran yang lebih efektif. Ia juga mengusulkan adanya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk mengidentifikasi prioritas pembangunan di setiap daerah.
“Kita perlu fokus pada program-program yang benar-benar berdampak langsung pada masyarakat, seperti perbaikan jalan desa, pembangunan jembatan, dan peningkatan fasilitas umum. Pemerintah daerah juga harus lebih transparan dalam mengelola anggaran infrastruktur,” paparnya.
Zulkifly menambahkan, infrastruktur yang memadai bukan hanya soal jalan dan jembatan, tetapi juga terkait fasilitas dasar lainnya seperti irigasi untuk pertanian, air bersih, dan listrik. Ia berharap pemerintah provinsi segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kondisi tersebut.
“Infrastruktur yang baik adalah pondasi utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah. Jangan sampai pembangunan yang tidak merata menjadi penghambat kemajuan Jawa Barat,” tutupnya.






Leave a Reply