Negeri dengan 3 Proklamasi: Upaya Merekonstruksi Sanad Historiografi Islam Bernegara

Oleh:
Nunu A. Hamijaya
(Sejarawan Publik)

Terasjabar.co – Tidak ada di negeri manapun di dunia ini yang mengalami peristiwa bersejarah yang bukan saja menjadi peringatan dan ingatan kognitif umat, tetapi juga menjadi akar pergumulan ideologi politik sejak era kolonialisme Barat seperti halnya di negeri bernama Indonesia, yang dulunya disebut Nusantara dan Hindia Belanda.

Negeri yang sejak abad ke -15 sudah memiliki kekuatan politik islam yang kuat dan berdiplomasi dan berjejaring dakwah dengan negara-negara hingga China, Mesir,dan Afrika. Hal ini telah dilakukan oleh kesultanan-kesultanan seperti Demak, Banten di Jawa; Samudra Pasai, Kesultanan Aceh serta Kerajaan Sriwijaya di kawasan Sumatera. Kehadiran kekuasaan politik islam itu merupakan mata rantai sebagai sanad perjuangan Islam bernegara yang bergulat dengan isme-isme ideologi global, seperti komunisme dan kapitalisme; selain itu kekuatan Barat-Kristen yang membawa misi 3 G (Gospel-Gold-Glory).

Generasi muda Indonesia, rupanya abai terhadap fakta sejarah sebagai akibat dari politik historiografi kekuasaan bahwa dalam masa transisi revolusi nasional Indonesia (1945-1949) telah terjadi peristiwa bersejarah yang berdampak hingga hari ini, yaitu proklamasi atas negeri dan bangsa ini menjadi sebuah komunitas politik yang disebut negara.

Salah-satu diskusi tentang hal tersebut pernah digelar Rumah Intelektual Pemuda Muslim (RITME) melalui bedah buku 1 Negeri 3 Proklamasi di IPB University, yang dihadiri tidak kurang dari 101 peserta dari Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan sekitarnya. Hadir dalam acara bertema “Sejarah Kemerdekaan dalam Persimpangan Ideologi” ini, penulis buku Nunu A. Hamijaya dan Beggy Rizkiyansyah, pendiri Jejak Islam Bangsa (@jejakislambangsa). Peserta beragam, dari mahasiswa, dosen, hingga rektor sebuah PTS.

Beggy membuka diskusi dengan menyoroti dinamika ideologi Islam, komunisme, dan nasionalisme sejak pra-kemerdekaan 1945. “Indonesia dibangun dari perdebatan, bukan akur-akuran,” tegasnya, merujuk pada diskursus sengit di BPUPKI, PPKI, hingga Sidang Konstituante.

Buku ini tak hanya membahas Beggy membuka diskusi dengan menyoroti dinamika ideologi Islam, komunisme, dan nasionalisme sejak pra-kemerdekaan 1945. “Indonesia dibangun dari perdebatan, bukan akur-akuran,” tegasnya, merujuk pada diskursus sengit di BPUPKI, PPKI, hingga Sidang Konstituante.

Ia menilai buku ini kaya, tak hanya membahas, tetapi juga fiqih, hukum, agama, hingga hukum internasional. Beggy juga mengkritik stigmatisasi “radikal” terhadap wacana Islam yang menurutnya bagian dari Islamofobia sejak era kolonial Belanda hingga Orde Baru. Ia menyerukan demistifikasi sosok S.M.Kartosuwiryo, menyoroti pemikirannya di bidang sosial, pendidikan, dan perempuan, di luar narasi politik semata.

Sementara itu, Nunu A. Hamijaya, sang penulis, mengupas politik historiografi yang memengaruhi narasi sejarah Indonesia. Ia menyebut historiografi nasional era Orde Baru cenderung sentralistrik, mengaburkan fakta sejarah seperti berdirinya Negara Islam Indonesia (NII) pada 7 Agustus 1949, yang sah menurut hukum internasional berdasarkan Konvensi Montevideo 1903 dan Jenewa 1949. “NII bukan keputusan pribadi S. M. Kartosuwiryo, melainkan hasil Kongres Ulama di Tjisajong, 11 Februari 1948,” ungkapnya. Ia juga menekankan bahwa model Islam bernegara ideal merujuk pada perjuangan Rasulullah SAW, yang “menegarkan Islam, bukan mengislamkan negara.”

Penulis buku tetralogi Islam Bernegara (Titik Nol: Zelbestuur, 1916), Toedjoeh Kata, Antara Tjisajong dan Bangka, serta 1 Negeri 3 Proklamasi) ini memaparkan fakta dan argumentasinya tentang adanya tiga proklamasi negara dengan legal standing-nya yang berbeda, termasuk yang berdasarkan legal-standing perjanjian internasional yang keberadaan negaranya hadir hingga saat ini dengan sebutan yang berbeda.

Melalui terbitnya buku Tetralogi Islam Brnegara ini, penulisnya berharap bahwa sejarah perjuangan umat islam di Indonesia menjadi suatu hal yang relevan dan sangat. penting bagi generasi muda muslim milenial. Sebab,mereka tidak mungkin mengetahui bagaimana melangkah ke masa depan, tanpa mengetahui dari mana mereka datang. Identitas generasi muslim Indonesia hanya bisa terbentuk dari suatu ingatan kolektif dari sumber dan tokoh teladan yang membanggakan dan menginspirasi! Lain daripada itu, kita juga perlu memberikan historiografinya dengan. sanad perjuangan-nya yang benar

Dengan buku tetralogi tersebut, penulisnya mengusung konsep sanad dalam historiografi Islam sangatlah penting, bukan saja dalam kajian hadits. Sanad memastikan otentisitas dan validitas sumber ajaran agama yang. diterima dari generasi ke generasi.

Dalam konteks ini, sanad tidak hanya terbatas pada keilmuan agama,tetapi juga berlaku dalam ranah sejarah, terutama dalam memastikan bahwa estafet perjuangan dan pewarisan nilai-nilai keislaman terjaga dengan baik.

Buku ini diberi pengantar oleh dua akademisi, dengan latar belakang berbeda namun representatif terhadap topik buku, yaitu Prof. Dr. Asep S. Muhtadi, guru besar komunikasi politik UIN SGD Bandung. Ia juga dahulunya aktivis PII (Pelajar Islam Indonesia) yang mengalami masa-masa reesesif Orde Baru atas isu-isu gerakan politik Islam bernegara. Sedangkan Fajri Matahati Muhammadin, S.H. LLM, Ph. dosen muda ini adalah pakar di Departemen Hukum Internasional, Dosen, Human Rights Mereka memberikan ulasan dan perspektif dari dua sudut pandang yang terbarukan secara bernas dan komplet dalam kajian tentang eksistensi sebuah negara berdasarkan legal standing Hukum Interrnasional.

Beberapa peserta mahasiswa aktivis BEM antusias dengan sudut pandang baru . Sejarah yang terkubur perlu diungkap untuk membangun Indonesia lebih cerah,” katanya. Acara ini menegaskan pentingnya literasi sejarah kritis di kalangan pemuda, di tengah narasi sejarah yang sering terdistorsi. Buku 1 Negeri 3 Proklamasi menjadi pegangan penting untuk memahami sejarah Islam bernegara secara ilmiah, relevan bagi gerakan kepemudaan yang mengusung masa depan Indonesia.*

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 − one =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia
Tampilan Visual Ikonik Scatter Hitam Menjadi Sorotan Utama Dengan Sensasi Misteriusnya
Target Maxwin Diraih Melalui Strategi Menjaga Ketahanan Modal Harian
Fondasi Utama Meraih Hasil Maxwin Secara Bertanggung Jawab Adalah Ketenangan
Fenomena Hasil Maxwin Terencana Diraih Dengan Kunci Utama Mengendalikan Keputusan Terburu-Buru
Pengalaman AI dan Visual Interaksi Meja Siaran Paling Jernih Dihadirkan Oleh Live Kasino
Ritme Pengalaman Menikmati Hiburan Studio Tanpa Bepergian Dihadirkan Live Kasino
Arsitektur Grafis Digital Pragmatic Play Diakui Kekuatannya Oleh Banyak Pihak
Ulasan Tema Petualangan Menegangkan Dari Pragmatic Play Disambut Hangat Oleh Penggemar
Desain Karakter Menghibur Dari Pragmatic Play Selalu Menunjukkan Kreativitas Yang Relevan
Elemen Scatter Hitam Selalu Menggoda Dengan Pesona Tampilan Ikonik Yang Misterius