FEBI UIN Bandung Gelar Seminar Nasional dan Coaching Clinic Penulisan Ilmiah: Bahas Resiliensi Ekonomi Syariah Hadapi Ketidakpastian Global

Terasjabar.co Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali menunjukkan komitmen akademiknya dalam pengembangan ilmu ekonomi syariah dan budaya publikasi ilmiah melalui penyelenggaraan Seminar Nasional dan Coaching Clinic Penulisan Artikel Ilmiah, yang digelar pada Rabu (7/5/2025), bertempat di Aula Lantai 2 FEBI UIN Bandung.

Dengan mengusung tema Resiliensi Ekonomi dan Bisnis Islam dalam Menghadapi Ketidakpastian Global: Respons Terhadap Kebijakan Ekonomi Proteksionis”, kegiatan ini menjadi forum penting untuk merespons dinamika ekonomi global yang semakin kompleks, khususnya akibat kebijakan proteksionis yang sebelumnya diterapkan oleh Presiden USA Donald Trump.

Acara dibuka oleh Wakil Dekan I FEBI UIN SGD Bandung, Dr. Iwan Setiawan, S.Ag., M.Pd., M.E.Sy. yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan ekonomi syariah sebagai alternatif sistem yang mampu menghadapi krisis global.

“Ekonomi Islam hadir dengan prinsip keadilan, keberlanjutan, dan distribusi yang merata. Ini adalah kekuatan yang harus terus dikaji dan disuarakan secara ilmiah,” ujar Dr. Iwan.

Seminar nasional ini menghadirkan dua narasumber kompeten. Dr. H. Endang Jumali, Lc., M.A., M.Si., M.Ak., IFP., dosen FEBI UIN Bandung, menyampaikan pentingnya membangun fondasi ekonomi syariah yang kuat dan tidak reaktif terhadap tekanan global.

“Kita butuh model ekonomi yang tidak hanya bertahan, tapi juga mampu menjadi solusi atas disfungsi sistem kapitalis global. Di sinilah letak pentingnya ekonomi Islam,” ungkap Dr. Endang.

Sementara itu, sesi pelatihan penulisan artikel ilmiah dipandu oleh Idil Akbar, M.Si., akademisi Universitas Padjadjaran dan pakar kebijakan publik serta publikasi ilmiah. Dalam paparannya, Idil menekankan bahwa penting bagi penulis untuk memahami scope and aims dari prosiding atau jurnal yang dituju.

“Artikel harus sesuai dengan fokus tematik agar peluang diterima lebih besar. Menulis artikel ilmiah bukan sekadar memenuhi kewajiban, tetapi bagian dari jihad intelektual. Kita harus membawa isu-isu penting seperti resiliensi ekonomi syariah ke ruang diskursus akademik yang lebih luas,” tegasnya.

Kegiatan ini tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga aplikatif. Peserta mendapatkan kesempatan langsung untuk mempraktikkan penulisan artikel ilmiah yang berpotensi diterbitkan dalam prosiding nasional resmi FEBI melalui platform https://conferences.uinsgd.ac.id/index.php/gdcs. Selain itu, peserta juga menerima sertifikat dan publikasi gratis sebagai bagian dari dukungan terhadap budaya ilmiah.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa S1, S2, dan S3, dosen FEBI, serta civitas akademika dari berbagai perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKIN dan PTKIS) se-Jawa Barat, dan juga peserta umum.

Acara ini turut didukung oleh Rumah Zakat, BPR Syariah HIK, dan GoAcademica, sebagai bentuk kolaborasi antara akademisi dan institusi yang peduli terhadap pengembangan ekonomi syariah.

Dengan suksesnya penyelenggaraan seminar dan pelatihan ini, FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung diharapkan terus menjadi pelopor dalam mendorong integrasi antara kajian keilmuan dan penguatan kapasitas akademik civitasnya, dalam rangka membangun sistem ekonomi Islam yang tangguh di tengah ketidakpastian global.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × 4 =