Hari Santri Nasional 2024, Zulkifly Chaniago: Semangat Santri Harus Menjadi Teladan bagi Generasi Muda
Terasjabar.co – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Zulkifly Chaniago, BE., turut memberikan apresiasi dalam peringatan Hari Santri Nasional 2024. Ia menyampaikan pesan agar masyarakat, terutama generasi muda, menjadikan semangat juang dan keteladanan santri sebagai inspirasi dalam kehidupan sehari-hari.
“Hari Santri bukan hanya mengenang perjuangan para santri dalam mempertahankan kemerdekaan, tetapi juga momentum untuk terus menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan cinta tanah air. Semangat tersebut harus kita wujudkan dalam bentuk karya nyata dan inovasi, terutama dalam menghadapi tantangan masa kini,” ujar Zulkifly.
Zulkifly juga menyoroti peran santri dalam membangun karakter bangsa. Menurutnya, pesantren tidak hanya mendidik santri dalam ilmu agama tetapi juga mengembangkan keterampilan hidup dan wawasan kebangsaan.
“Santri memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, toleransi, dan harmoni di tengah masyarakat yang beragam,” tambahnya.
Lebih lanjut, Zulkifly menyampaikan dukungannya terhadap berbagai kebijakan yang memperkuat peran pesantren dan kesejahteraan santri. Ia menyebut bahwa Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pesantren adalah wujud komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung pendidikan berbasis pesantren.
“Kami di DPRD akan terus mendorong agar pesantren mendapatkan perhatian lebih, baik dalam bentuk fasilitas, pelatihan keterampilan, maupun dukungan ekonomi bagi santri agar mereka siap menghadapi era globalisasi,” ujar Zulkifly.
Di akhir pesannya, Zulkifly mengajak seluruh masyarakat untuk turut memaknai Hari Santri dengan mempererat semangat kebangsaan dan memperkuat solidaritas sosial.
“Mari kita jadikan Hari Santri sebagai momentum untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan dan toleransi di tengah kehidupan bermasyarakat. Dengan semangat ini, kita bisa bersama-sama membangun bangsa yang lebih baik dan berdaya saing,” tutupnya.






Leave a Reply