Sawang Sinawang Turunnya Kemiskinan di Jawa Barat

Oleh:
Ina Agustiani, S.Pd.
(Guru dan Aktivis Pendidikan)

Terasjabar.co – Beberapa waktu lalu Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengklaim bahwa adanya angka penurunan kemiskinan di masyarakat mencapai 7,62 persen menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), sedangkan skala nasional di angka 9,2 persen.  Dan ada beberapa jurus jitu, diantaranya program bantuan langsung pada warga miskin yang terdata, bantuan sosial ini seperti perbaikan rumah layak huni. Lalu memberi keterampilan dengan pelatihan agar semangat berwirausaha sehingga UMKM mengalami pertumbuhan. Menurut pemerintah beberapa tindakan tersebut bisa menurunkan angka kemiskinan di Jabar.

Hal ini tak lepas dari program yang telah pemprov Jabar lakukan seperti Gerbang Desa, Desa Digital, Investasi Padat Karya, Petani Milenial, Sekoper Cinta, OPOP, One Village One Company, dan lainnya. RK mengklaim selama dua tahun terakhir setelah covid tak ada penambahan warga miskin, 310 ribu warga Jabar akhirnya naik kelas dari miskin ke menengah. Namun benarkah tak adanya penambahan warga miskin merupakan bentuk berhasilnya pengentasakan kemiskinan? Atau, standar kemiskinan yang dipakai terlalu rendah ?

Terjerat Pinjol

Hal yang dianggap prestasi ini rupanya berbalik kenyataan dengan adanya berita mencengangkan tentang data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahwa warga Jabar mayoritas terjerat pinjaman online (pinjol), utangnya bisa sampai tembus Rp 13,8 triliun yang dibukukan per Mei dalam 4,8 juta rekening, sementara di Jakarta Rp 10,5 triliun. Menurut Kepala OJK Kantor Regional II Jabar Indarto Budiwitono, utang pinjol warga Jawa Barat terhitung mengalami kenaikan hingga 17,6 persen. Dan pengguna pinjol tersebut rata-rata warga di usia produktif.

Deretan pengutang pinjol digunakan untuk aktivitas produktif ataupun tidak. Ada yang dipakai untuk menutupi kebutahan sehari-hari untuk sekolah, biaya renovasi rumah, rumah sakit, ada juga untuk gaya hidup seperti membeli gawai dan keperluan konsumtif.

Sejak pandemi, pinjol banyak diminati karena lebih mudah dan tidak berbelit, walaupun bunganya tinggi. Dari perilaku itu terpaksa gali lubang tutup lubang sehingga tak mampu membayarnya. Menurut Pak Gubernur pinjam meminjam ini suatu hal yang normal sebuah kewajaran asal masih dalam batas wajar dan tidak mengkhawatirkan dampak buruk ke keluarga serta masa depan.

Jika melihat skala nasional juga Indonesia ada dalam jalur positif dalam pertumbuhan ekonominya dibanding Cina, AS, Korea Selatam, Jerman yang di atas 5%, dianggap berita gembira bisa bertahan di situasi penuh risiko.

Dengan klaim yang begitu besar, tentu harus berefek pada masyarakat apalagi yang di akar rumput. Sepertinya masyarakat tidak merasakan sama sekali apa yang digaungkan pemimpin daerah ini, buktinya harga bahan pokok masih terus naik dan ketika turun pun tidak banyak. Pengangguran masih banyak, biaya rumah tangga stagnan tidak berubah. Jadi sebenarnya apa yang turun, dan siapa yang di survey sampai ada data itu?

Realitas Sejalan dengan Solusi

Entah bagaimana perhitungannya terhadap kestabilan ekonomi, nyatanya tidak berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat. Distribusi kekayaan, tingkat pengangguran masih saja besar. Begitu banyak ketimpangan antar pulau Jawa dan luar Jawa dalam distribusinya. Pemerintah menargetkan batas angka miskin di kisaran yang rendah Rp 533.547 pada September 2022/bulan, dianggap sejahtera, terbebas dari kasta miskin bisa dibayangkan betapa rendah dan kurangnya untuk sehari-hari dan dianggap orang mampu?

Forbes juga pernah merilis, 29 orang terkaya di dunia 10 orangnya ada di Indonesia, total kekayaan jika digabungkan mencapai Rp1.612.500 triliun, sangat fantastis! Disinyalir angka kemiskinan yang digaungkan naik karena melihat rata-rata orang kaya yang mewakili orang miskin, jadi naiknya taraf hidup dan berkurangnya orang miskin adalah rata-rata orang kaya. Apakah mewakili secara keseluruhan? Contohya, orang miskin berubah menjadi kaya, atau justru orang kaya yang makin kaya? Sungguh kejamnya.
Standar Islam

Memang menyesatkan standarnya dalam sistem kapitalis, berbeda dengan Islam. Untuk menghitung kesehatan ekonomi lumrahnya diukur dari perkembangan kegiatan dengan bertambahnya barang dan jasa yang diproduksi oleh masyarakat sehingga kemakmuran meningkat dalam jangka panjang.

Islam menetapkan bahwa kesejahteraan dan kemakmuran hidup adalah hak setiap individu, dan harus diukur per orang. Dari Ibn Umar ra., ia berkata, Rasulullah saw. pernah bersabda, “Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian bertanggung jawab atas kepemimpinannya. Seorang Imam adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas kepemimpinannya.” (Hadis sahih, Muttafaq ‘alaih). Ini ada hubungannya dengan peran kepala daerah/negara yang bertanggung jawab pada seluruh rakyat secara individu.

Dalam Islam pula pemimpin harus punya dimensi ruhiyah dalam bekerja, karena tanggungannya akan mengantarnya pada neraka atau surga. Benar-benar dirinya sebagai pengurus dan pelindung, bukan “orang suruhan penjajah atas nama investasi” bisa direalisasikan dengan maksimal. Maka dari itu, berdasarkan keimanannya akan menjalankan sistem politik dalam dan luar negeri, sehingga tercipta kemandirian ekonomi tercapai tanpa intervensi asing. Dengan politik dan SDA yang dipunyai seperti hasil laut, tambang, hutan, besi dan lainnya, maka hasil alam yang tidak boleh dikuasai secara personal, melimpah berimplikasi hasil bumi (modal) yang bisa digunakan oleh rkayat.

Dengan begitulah Islam mampu menangani kemiskinan, dan klaim angka kemiskinan turun adalah nyata sampai bisa dirasakan orang per orang. Kesejahteraan ini sampai pada level yang tidak bisa dibayangkan manusia di masa sekarang. Sampai-sampai saking hebatnya bisa memberi kesejahteraan pada masa Khalifah Abdul Aziz tak ditemukan orang miskin yang serba kekurangan, tak ada yang mengambil infak, hingga negara kebingungan membagikan uang ini untuk siapa. Semua dijalankan atas dasar keimanan dan tanggung jawab seorang pemimpin. Sungguh tak bisa dibandingkan dengan para pemangku kepentingan yang lahir dari sistem sekuler kapitalistik seperti saat ini.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 − fourteen =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam