Cegah Penularan Covid-19, Toni Setiawan: Pemotongan Hewan Kurban Harus Ikuti Prokes

Terasjabar.co – Perayaan Idul Adha tahun ini masih dirayakan di tengah pandemi Covid-19. Dimana, semua kegiatan keagamaan seperti shalat ied terpaksa ditiadakan dan prosesi penyembelihan korban harus dilakukan dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19.

Sehingga tidak bisa dirayakan dengan berkumpul bersama keluarga dan teman-teman karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. Padahal, Idul Adha identik dengan “nyate”.

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Drs. Toni Setiawan, M.IPol. menjelaskan, setiap Idul Adha, umat Islam yang mampu disunnahkan menyembelih hewan kurban, seperti sapi, kerbau, kambing atau domba.

Namun untuk meminimalisasi risiko penularan Covid-19 kata Toni, kegiatan kurban baik di tempat penjualan hewan kurban, tempat pemotongan hewan kurban di rumah pemotongan hewan (RPH) dan tempat pemotongan hewan kurban di luar RPH haruslah menerapkan prokes 5M.

“Pada prinsipnya orang-orang yang terlibat di setiap lokasi baik di tempat penjualan, maupun tempat pemotongan hewan kurban, baik di RPH maupun di luar RPH harus menerapkan protokol kesehatan 5M. Selain itu, harus tetap harus tetap memperhatikan standar higiene sanitasi,” katanya kepada Terasjabar.co, Sabtu (17/7/2021).

Selian itu Toni menambahkan, dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban harus memperhatikan 3 hal pokok, yaitu, kesehatan dari hewan yang akan dikurbankan, poses penyembelihan hewan kurban dan distribusi daging hewan kurban kepada mustahiq.

“Kurban merupakan momen yang spesial. Karena dengan adanya kurban, orang yang tidak bisa menikmati daging, maka pada hari Idul Adha jadi bisa menikmati daging. Apalagi pada pandemi Covid-19 ini, distribusi hewan kurban menjadi lebih banyak secara volume, dan lebih luas secara wilayah. Sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa terbantu,” pungkasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *