Bersama Warga, DMC Dompet Dhuafa Bangun Jembatan Bantar Penghubung Desa

Terasjabar.co  – Banjir Bandang melanda wilayah  Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dan mengakibatkan ratusan rumah terendam, serta sejumlah fasilitas umum rusak parah. Pada Sabtu dan Minggu (26-27/9/2020), tim Respon Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa, melakukan pembangunan jembatan sementara bantar untuk menghubungkan desa terdampak banjir bandang. Senin (28/09/2020)

Bangunan jembatan yang berada di Kampung Bantar Desa Pondokkaso Tengah, Kecamatan Cidahu, Sukabumi, menjadi akses terdekat penghubung antar warga. Jembatan yang sebelumnya ada, menjadi penghubung dua lokasi dengan penduduk sekitar 400 jiwa. Pengerjaan jembatan melibatkan relawan DMC Dompet Dhuafa dengan bantuan relawan Paguyuban Pedagang Outdoor Bandung.

Data Lapangan DMC Dompet Dhuafa di sitrep #6 Respon Banjir Bandang Sukabumi, per 27 September 2020 pkl 11.00 WIB, mencatatkan angka 133 Kepala Keluarga (KK) dari 431 jiwa terdampak. Selain itu, banjir bandang juga mengakibatkan 2 jiwa meninggal, 1 jiwa hilang dan 10 jiwa mengalami luka-luka. Kemudian juga menyebabkan 5 jembatan rusak, 1 embung rusak. Sedangkan di kecamatan Parungkuda tercatat 1 KK terdampak, 1 Jembatan rusak dan 1 Rumah rusak. Banjir bandang yang melanda Sukabumi juga mengakibatkan 2 jiwa meninggal, 1 jiwa hilang, 116 Kepala Keluarga terdampak dan 114 rumah rusak di wilayah Kecamatan Cicurug.

“DMC Dompet Dhuafa kembali membangun jembatan, untuk memudahkan akses masyarakat di antara dua desa di Pondokkaso tersebut. Sehingga aktivitas masyarakat sedikit terbantu untuk berkegiatan paska musibah yang menimpa desa mereka beberapa hari lalu. Kemudian mereka bisa mendapat atau mengakses bantuan kebutuhan pokok lebih mudah,” jelas Sanadi, selaku koordinator respon DMC Dompet Dhuafa untuk banjir bandang Sukabumi.

Dengan  pembangunan jembatan pengganti tersebut, dapat membantu memudahkan warga dalam beraktivitas sehari-hari. Banjir bandang yang disebabkan hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya sungai Citarik – Cipeuncit, sehingga membuat debit air naik hingga ketinggian 5 – 6 meter.

Saat ini tim DMC Dompet Dhuafa membantu warga melakukan aksi bersih-bersih rumah warga korban banjir bandang. Dengan bantuan relawan dan warga setempat, tim bergotong-royong mengangkut lumpur dari rumah-rumah. Walau air telah surut, material yang dibawa berupa lumpur dan kayu-kayu, masih menumpuk di rumah-rumah warga.

Selain aksi bersih-bersih, tim juga menerjunkan satu tim kesehatan. Mereka mendatangi rumah-rumah warga yang mengalami keluhan kesehatan pasca bencana. Perawatan luka menjadi yang paling sering tim lakukan selama respon kesehatan di lapangan dan membagikan makan untuk memenuhi asupan gizi oleh tim Dapur Keliling (Darling).

“Kami akan terus berupaya membantu penanganan respon di sini. Dengan dukungan penuh banyak pihak, agar masyarakat korban bencana banjir bandang dapat terbantu. Dalam respon banjir bandang Cicurug, Sukabumi ini, kami menerjunkan tim respon SAR, tim BIS (Bersih Itu Sehat), tim Medis, tim Dapur Umum, tim Darling (Dapur Keliling), dan tentu saja kami juga berkoordinasi dengan SAR wilayah,” tegas Shofa Qudus, selaku GM Respon DMC Dompet Dhuafa.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *