Lintas Ormas dan Komunitas di Kabupaten Tasikmalaya Bahu Membahu Lawan Covid-19

Terasjabar.co – Upaya mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) sudah menjadi kewajiban bagi semua warga negara Indonesia, seperti halnya yang dilakukan beberapa ormas kepemudaan, komunitas dan forum komunikasi yang terdiri dari Pengurus Anak Cabang Pemuda Pancasila Kecamatan Ciawi, Komunitas Jankar Ecovilege, Gemppa CJEA dan Forum Komunikasi Lingkungan Hidup (FKLH) Kabupaten Tasikmlaya yang melaksanakan kegiatan bakti sosial penyemprotan cairan disinfektan ke rumah-rumah warga.

Hal tersebut diungkapkan Aktivis Lingkungan dan Desa Wisata Kabupaten Tasikmalaya, Rizal Badruzaman kepada Terasjabar.co, Sabtu (11/4/2020) malam .

Lebih lanjut dikatakannya,  kegiatan bakti sosial penyemprotan disinfektan ini dilaksanakan ditiap desa se-Kabpaten Tasikmalaya.

“Dan kami tadi siang Sabtu (11/4/2020) telah melaksanakan penyemeprotan di 4 Desa yaitu desa Kertamukti, desa Citamba, desa Margasari dan desa Bugel Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya”, ujar Rizal.

Selian itu juga para pemuda melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat dan bersih.

“Selain dilaksanakan penyemprotan, kami juga melakukan edukasi dan penyuluhan kepada warga agar menerapkan pola hidup bersih, selalu membasuh tangan minmal setiap 20 menit sekali dan selalu meminum air hangat”, paparnya.

Temuan di lapangan, kata Rizal banyak warga yang terdampak Covid-19 yang memerlukan bantuan sembako. Oleh karena itu dirinya meminta kepada pemerintah untuk segera menyalurkan bantuan kepada warga.

“Temuan di lapangan memang kondisi saat ini, khususnya bagi kuli bangunan, tukang ojek, pedagang keliling, buruh pabrik yang sudah dirumahkan, hampir seluruh warga terkena dampak Covid-19 ini. Sehubungan dengan hal tersebut, banyak warga yang memohon bantuan sembako, untuk itu kami mohon kepada pemerintah segera mengucurkan bantuan yang telah dicanangkan Gubernur Jabar, dan kepada Pemeringah Kabupaten Tasikmalaya kami juga mohon bantuan supaya segera membantu masyarakat yang mungkin tidak tercover dalam data bantuan Pemprov Jabar, karena kami yakin bahwa dalam pendataan yang dilaksanakan beberapa waktu lalu datanya tidak sama dengan kondisi di lapangan, karena masyarakat yeng terdampak sangat ini semakin bertambah karena banyaknya pegangguran”, pungkas Rizal.

Warga yang daerah/rumahnya disemprot tersebut menyambut dengan antusias dan mengucapkan terima kasih kepada para pemuda yang telah membantu untuk membantu masyarakat dari rasa ketakutan dan was was.

“Kami selama ini memang merasakan ketakutan, jangan-jangan di rumah kami sudah dihinggapi oleh Covid-19. Alhamdulillah setelah rumah kami disemprot, kami merasa percaya diri dan tidak was-was lagi karena merasa rumah telah bersih dari virus yang menakutkan tersebut”, kata salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya.***Ocid Sutarsa

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 + two =