Disdik Jabar Gelar Simulasi Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB)

Terasjabar.co – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menggelar simulasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di beberapa sekolah di Kota Bandung, untuk mempraktikkan prosedur operasional standar penerimaan peserta didik ke dinas-dinas pendidikan tingkat kabupaten/kota.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dewi Sartika pada Kamis (13/6/2019) mengatakan nantinya kepala-kepala dinas pendidikan tingkat kabupaten/kota wajib mengedukasi seluruh kepala sekolah Sekolah di wilayahya untuk menjalankan PPBD sesuai dengan regulasi dan prosedur operasional standar yang ditetapkan.

“Target dari simulasi ini adalah memberikan informasi, terutama adalah praktik situasi lapangan terkait dengan peningkatan pemahaman untuk alur pendaftaran pada saat PPDB,” katanya.

“Simulasi ini bisa menjadi model dan bisa dilihat oleh Kepala Sekolah dan Kepala Disdik tingkat kabupaten/kota supaya ini bisa ditularkan ke sekolah-sekolah yang lain,” ia menambahkan.

Dalam simulasi pendaftaran siswa baru, Dewi Sartika berperan sebagai orang tua siswa yang mengikuti beberapa tahapan prosedur pendaftaran peserta didik sampai selesai.

Pertama, dia mengambil nomor antrean untuk pengecekan berkas-berkas. Petugas PPDB dari sekolah bersangkutan kemudian akan memeriksa dan memastikan semua persyaratan ada dalam berkas.

Setelah itu, orang tua siswa dan petugas PPDB akan menentukan titik koordinat atau jarak rumah ke sekolah bersangkutan. Jika titik koordinat telah ditentukan, orang tua siswa dan petugas wajib membuat kesepakatan lebih dulu sebelum memasukkan data pendaftaran ke dalam sistem.

Kemudian, orang tua siswa kembali mengambil nomor antrean untuk memasukkan data secara daring. Orang tua siswa selanjutnya memilih jalur mana yang akan ditempuh, jalur zonasi, jalur prestasi, atau jalur perpindahan. Jika orang tua siswa sudah selesai mengisi data secara daring, mereka akan diberi bukti pendaftaran.

Setelah itu, orang tua siswa tinggal menunggu hasil PPDB pada 29 Juni 2019. Mesti digarisbawahi, setiap jalur mempunyai syarat dan ketentuan, serta persentase penerimaan yang berbeda-beda.

“Persentase jalur zonasi itu 90 persen. Dari 90 persen itu, 20 persennya untuk jalur KETM (Keluarga Ekonomi Tidak Mampu), 15 persen untuk jalur zonasi kombinasi yang menggabungkan jarak dan hasil UN. Jadi, 55 persennya jalur zonasi murni. Sisanya, lima persen jalur prestasi dan lima persen jalur perpindahan,” kata Dewi Sartika.

Dewi Sartika memastikan dinas sudah menyiapkan PPDB dengan sebaik-baiknya, mulai dari kesiapan sumber daya manusia sampai sarana. Namun dia tidak menampik bahwa dalam hal ini masih ada kendala karena belum semua orang tua siswa memahami prosedur PPDB.

“Seluruh kabupaten/kota saya rasa sudah melaksanakan persiapan-persiapan peningkatan dari kemampuan SDM itu sendiri, sarana prasarana, peraturan-peraturan dalam hal ini memberikan pemahaman kepada seluruh orang tua siswa,” katanya.

“Kendala terutama adalah tingkat pemahaman dari orang tua itu sendiri. Secara masif kita menggunakan segala upaya melalui media massa, media online, melalui media-media lain termasuk bertatap muka. Mudah-mudahan dengan upaya yang masif ini,” demikian Dewi Sartika.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 − eleven =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam