Menuju Provinsi 100 Persen Halal, Pemprov Jabar dan MUI Siap Tingkatkan Koordinasi

Terasjabar.co – Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen akan meningkatkan koordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat, dalam menciptakan program yang mengedepankan nilai-nilai islam di Provinsi Jawa Barat.

Satu diantara program yang tengah diupayakan dengan MUI Jabar, yaitu menjadikan Jawa Barat sebagai Provinsi Halal.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, produk yang dikonsumsi masyarakat belum 100 persen tersertifikasi halal. Sehinga ia berkomitmen semua produk dari restoran, hotel, dan pasaran harus bersertifikat halal MUI.

“Contoh ada 1.000 lebih restoran di Bandung, tapi baru sekitar 20 yang bersertifikat halal. Padahal mereka melayani konsumennya dengan makanan yang tidak kita paham (kehalalannya),” kata Emil sapaan akrab Ridwan Kamil di Bandung, Jumat (14/9/2018).

Baca Juga: Gubernur Minta Bimbingan MUI Jabar

Selain itu, ia punya 10 program dakwah yang juga akan dikerjasamakan dengan MUI Jabar agar terlaksana dengan baik dan lancar. Program tersebut diantaranya Subuh Berjamaah, Magrib Mengaji, Zakat Digital, Satu Pesantren Satu Usaha, dan berencana membuat pelatihan bahasa Inggris untuk para ulama yang akan dikirim ke luar negeri.

“Lalu ada dakwah digital di media sosial, kontennya dari MUI dan penyebaran oleh kami, serta program Kredit Mesra dan lain-lain,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua MUI Jawa Barat, Rahmat Syafei menjelaskan, saat ini baru ada sekira 15 persen produk yang bersertifikat halal. Bahkan di Jawa Barat sekarang hanya sekira 15-20 rumah sakit yang tersertifikasi halal.

“Misalnya Rumah Sakit Sentosa (Bandung) itu sudah ada sertifikat, tapi yang lainnya belum ada, apalagi di daerah-daerah,” ucap Rahmat.

Padahal menurut Undang-undang Sertifikat Halal menyatakan, bahwa semua produk yang diolah wajib menyertakan sertifikat halal, baik itu produk makanan, rumah sakit, hotel, maupun restoran.

Banyak konsekuensi apabila produk tidak disertifikasi halal, diantaranya adalah masyarakat akan ragu untuk membeli makanan atau ragu memilih rumah sakit yang belum bersertifikat.

Sebenarnya program sertifikasi halal sudah berjalan sejak zaman pemerintahan Gubernur Ahmad Heryawan. Saat itu 2.500 sertifikat halal diberikan setiap tahunnya kepada pelaku usaha kecil, maka dari itu di bawah kepemimpinan Gubernur Ridwan Kamil, program ini akan ditingkatkan.

“Sebenarnya sudah jalan tinggal diteruskan, dulu waktu zaman Aher, sudah banyak mulai pertahunnya dikasih 2.500 sertifikat halal dan meningkat, sempat menurun juga, terus sekarang akan ditingkatkan lagi untuk sertifikat halal kepada perusahaan terutama perusahaan kecil,” pungkasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × 3 =

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization