Prabowo Persoalkan Penunjukan Iriawan Jadi Pj Gubernur Jabar

Terasjabar.co – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menolak pelantikan Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Komisaris Jenderal Mochamad Iriawan menjadi Penjabat Gubernur Jawa Barat. Ia beralasan pengangkatan Iriawan penuh pelanggaran aturan.

Tanpa menyebut pelanggaran aturan tersebut, Prabowo meminta kepada pemerintah untuk segera mengkaji kembali pengangkatan Komjen Pol M. Iriawan.

“Jangan sampai ada penegak hukum yang justru melanggar hukum,” katanya saat menghadiri deklarasi dukungan calon presiden dari purnawirawan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) untuknya, Sabtu (7/7/2018).

Selain mengevaluasi kembali penunjukan Iriawan, Prabowo juga meminta kepada pemerintah dan penegak hukum untuk adil dalam menegakkan hukum. Dia minta penegakan hukum tidak dilakukan secara tebang pilih.

Pelanggaran salah satunya terjadi karena penunjukan Iriawan dilakukan saat dia masih berstatus polisi aktif.Permintaan tersebut dia sampaikan salah satunya berkaitan dengan penanganan kasus pencemaran nama baik yang menimpa Alfian Tanjung karena menuding 85 persen anggota PDIP merupakan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI).

Menurut Prabowo, penanganan kasus Alfian dan pelanggaran hukum yang terjadi dalam penunjukkan Iriawan, mengindikasikan ada tebang pilih dalam penegakan hukum di Indonesia.

“Orang menyatakan pendapat seperti Ustaz Alfian Tanjung ditangkap, tapi yang melanggar aturan justru tidak diapa-apakan,” katanya.

Iriawan ditunjuk menjadi penjabat gubernur Jawa Barat berdasarkan Keppres 106/b/ tahun 2018 yang dikeluarkan 8 Juni lalu untuk menjalankan tugas Ahmad Heryawan yang masa jabatannya sebagai gubernur Jawa Barat habis 13 Juni 2018 lalu.

Iriawan akan menduduki kursi penjabat gubernur sampai September 2018 nanti.

Tapi penunjukan Iriawan tersebut memicu polemik. Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Didik Mukrianto mengatakan bahwa penunjukan tersebut telah melanggar UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri dan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah.

Atas dasar itulah dia meminta DPR untuk menggunakan hak angket guna mempertanyakan kebijakan pemerintah tersebut.

Tuduhan pelanggaran aturan tersebut dibantah oleh pemerintah. Kementerian Dalam Negeri menyatakan penunjukan Iriawan sudah sesuai aturan.

Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Bachtiar mengatakan merujuk Pasal 201 ayat (10) UU Pemilihan Kepala Daerah, Iriawan sah ditunjuk jadi penjabat gubernur Jawa Barat. UU tersebut memberikan ruang bagi pimpinan tinggi madya, termasuk Iriawan menjadi penjabat gubernur.

Dia minta kepada pihak yang menuding penunjukan Iriawan telah melanggar hukum, agar membaca aturan terlebih dahulu
.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 − 9 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam