Pedagang Sudah Pindah ke TPPS, Pembangunan Pasar Cihaurgeulis Bandung Siap Dimulai

Terasjabar.co– Sejumlah pedagang Pasar Cihaurgeulis sudah mulai menempati tempat penampungan pedagang sementara (TPPS). Pembangunan konstruksi Pasar Cihaurgeulis sudah siap dimulai.

“Sebetulnya mau ground breaking 25 atau 26 (Juni), tetapi karena kondisi Pilkada, diurungkan. Mudah-mudahan minggu depan sudah bisa ground breaking,” ujar Direktur PD Pasar Bermartabat Kota Bandung Ervan Maksum, saat dihubungi, Rabu (4/7/2018).

Di atas lahan seluas 4.000 meter persegi itu, TPPS ditempatkan di lahan parkir depan Pasar Cihaurgeulis. Dengan konstruksi rangka besi, TPPS itu didirikan dua tingkat untuk menampung sekitar 350 pedagang Pasar Cihaurgeulis.

TPPS berdiri dua lantai layaknya pasar permanen. Dengan konstruksi yang ringkas untuk dibongkar-pasang, rangka bangunan pasar sementara bisa kembali digunakan di lokasi lain.

Ervan memastikan jika dalam proses pembangunan Pasar Cihaurgeulis tidak akan mengganggu aktivitas pedagang dan konsumen. Terdapat jalan khusus di samping pasar untuk akses keluar-masuk truk pengangkut material bangunan.

“(Pedagang) sayap kanan sudah masuk, tinggal sayap kiri. Kami juga mengedukasi, kalau pedagang itu dipindahkan nanti berkurang tidak omsetnya. Sekarang sudah terbukti tidak ada masalah karena lokasi berjualan yang masih di wilayah pasar. Kan kalau dipindahkan dengan jarak 1 sampai 2 kilometer dari pasar jadi masalah,” ujar dia.

Dengan anggaran senilai Rp 35 miliar, proyek revitalisasi Pasar Cihaurgeulis akan dibangun empat tingkat. Ervan menuturkan, lantai dasar akan dibuka untuk area kuliner, lantai satu dan dua area sembako dan pasar basah, sementara lantai empat akan disiapkan bagi pedagang dari sentra kaos Suci.

Kapasitas lahan parkir nantinya bisa memuat sekitar 20 mobil. Lahan parkir sepeda motor ditempatkan di lantai paling atas dengan kapasitas hingga 500 sepeda motor.

“Dengan parkir motor paling atas, kita ingin membuat pergerkan, kan orang mencari sesuatu nanti ke bawah. Jadi pengunjung akan mengeksplorasi pasar dari lantai atas. Sementara di bagian kuliner rencananya kita mau hidupkan 24 jam,” katanya.

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twelve + 15 =