Bawaslu Jabar: Tercatat Ada 175 Pelanggaran di Masa Kampanye Pilgub Jabar 2018

Terasjabar.co – Badan Pengawas Pemilu Jawa Barat mencatat ratusan pelanggaran terjadi selama masa kampanye Pilgub Jabar 2018. Tercatat ada 175 pelanggaran yang didominasi oleh Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kordinator Divisi Hukum Bawaslu Jabar Yusuf Kurnia mengatakan ratusan pelanggaran itu tengah diproses. “Terbanyak masih pelanggaran netralitas ASN dan kepala desa. 175 pelanggaran, itu di dominasi netralitas ASN,” ujar Yusuf usai menghadiri Sosialisasi Pengawasan Parsirifatif Bagi Kaum Perempuan dalam Pilgub Jabar 2018, di Hotel Sutan Raja Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (27/4/2018).

Pelanggaran kampanye lainnya yaitu tempat yang dilarang untuk digunakan kampanye dijadikan tempat untuk kampanye. “Seperti tempat ibadah, tempat pendidikan, dan menyangkut politik uang,” jelasnya.

Ia menjelaskan dari ratusan dugaan pelanggaran kampanye itu, di antaranya sudah memasuki proses hukum. “Sekarang udah vonis ada politik uang di Kuningan, ada kepala desa di Karawang, camat di Cirebon sudah vonis juga dan proses di Kabupaten Bandung,” tambahnya.

Ia menjelaskan setiap pilkada tren pelanggaran menyangkut politisasi demokrasi ini muncul. Padahal pihaknya sudah melakukan pencegahan politisasi demokrasi ini dengan UU ASN. Selain itu, di tingkat provinsi pihaknya sudah melakukan penandatanganan fakta integritas.

“Pada kenyataannya, PNS, kepala desa masih berperan menjadi mesin politik. Seperti kasus Camat di Kabupaten Cirebon, dia mengumpulkan kepala desa, dengan sekdes untuk memenangkan (Paslon). Ada yang rekam, dan ramai, tidak semua kepala desa dan sekdes itu memiliki pandangan politik yang sama. Termasuk di Karawang, enam kepala desa,” jelasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *