Ridwan Kamil, Dedi Mulyadi dan Anton Charliyan Beradu Program Pendidikan

Terasjabar.co – Kontestan Pilgub Jabar 2018 kembali beradu program. Kali ini, para calon menawarkan sejumlah program untuk meningkatkan angka partisipasi kasar dan pemerataan pendidikan di Jabar.

Hal itu terungkap dalam Mimbar Pemimpin Indonesia (MIMPI) bertajuk ‘Ngaruwat Kandidat dan Ngaruwat Jabar’ di Graha Sanusi Hardjadinata, Universitas Padjadjaran, Jalan Dipatiukur, Rabu (25/4/2018).

Dari empat paslon Pilgub Jabar yang diundang, hanya dihadiri Cagub nomor urut satu Ridwan Kamil, Cawagub nomor urut dua Anton Charliyan dan Cawagub nomor urut empat Dedi Mulyadi.

Dalam kesempatan itu, Ketua BEM Unpad Izmu menyampaikan pertanyaan mengenai angka partisipasi kasar dan pemerataan pendidikan (APK) di Jabar. Ia meminta para calon menyampaikan strateginya meningkatkan APK tersebut.

Menanggapi pertanyaan Izmu, Cagub Jabar Ridwan Kamil berjanji akan membebaskan biaya pendidikan bagi masyarakat ekonomi rendah. Hal ini merupakan upaya untuk meningkatkan APK di Jabar.

Menurut pria yang akrab disapa Emil ini, di Jabar ada dua golongan masyarakat miskin. Yang pertama masyarakat miskin kompetitif dan masyarakat miskin tidak kompetitif.

“Jadi jenis warga negara patut dilindungi tidak mampu dan tidak kompetitif. Persoalan di Jabar saya akan menggratiskan (sekolah) bagi golongan ekonomi rendah,” kata Emil.

Cawagub Jabar Anton Charliyan mengakui tingkat angka partisipasi sekolah di Jabar baru sampai kelas 8. Hal ini tentu perlu adanya dukungan dari pemerintah untuk meningkatkannya.

Menurutnya anggaran yang sediakan pemerintah untuk pendidikan sudah cukup. Hanya saja, sambung dia, sejauh mana optimalisasi anggaran tersebut bisa mengcover pendidikan di Jabar.

“Tetapi apakah anggaran itu tersalur dengan baik atau tidak. Kami (Hasanah) janji menggratiskan biaya pendidikan sampai tingkat SMA. Kami sudah menghitung (anggaran) mencukupi. Kami hitung cukup untuk seragam dan alat tulis,” kata Anton.

Dia menilai perlu dibangun sistem pendidikan vokasi yang terintegrasi dengan industri. Hal ini sangat penting untuk mencetak generasi muda yang punya kompetensi dan siap bekerja di industri tanah air.

“Kerjasama dengan industri supaya bisa langsung kerja. Pengangguran otomatis akan berkurang. Apabila mereka tidak bekerja, tapi sudah punya kemampuan, bisa hidup mandiri,” ungkap Anton.

Sementara itu, Cawagub Jabar Dedi Mulyadi persoalan rendahnya APK tak lepaa dari minimnya ruang kelas. Salah satu contoh ketersediaan ruang kelas SMP yang tidak bisa menampung lulusan SD.

“Jadi problemnya itu ketersediaan ruang kelas. Ketersediaan ruang kelas SD berbeda dengan SMP, begitu juga dengan SMA. Ketika mereka lulus tidak mencukupi,” jelas dia.

Ia menginginkan ke depannya SD memiliki kualifikasi yang sama dengan SMP atau SMP sama dengan SMA. Sehingga, sambung dia, persoalan pemerataan pendidikan akibat minimnya fasilitas sekolah terselesaikan.

“Pendidikan 12 tahun akan terwujud dengan diterapkannya kualifikasi tersebut. Jadi setiap desa akan ada sekolah,” kata Dedi.

Bagikan :

Leave a Reply

One thought on “Ridwan Kamil, Dedi Mulyadi dan Anton Charliyan Beradu Program Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one + 14 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam