Dedi Mulyadi: Situ di Jabar Harus Diselamatkan

Terasjabar.co – Calon Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 4 Dedi Mulyadi mengatakan situ atau danau resapan air yang berada di seluruh daerah Jawa Barat akan dilestarikan dan diberikan perhatian khusus. Apalagi, situ memiliki fungsi sejak dulu sebagai penampung air saat musim hujan hingga cadangan air pada musim kemarau.

“Situ atau danau resapan air di berbagai daerah baik yang kecil maupun yang besar harus diselamatkan dan tidak boleh lagi digunakan untuk kepentingan bisnis atau kepentingan lainnya,” ujar Dedi seusai acara syukuran menangkap ikan bersama ribuan warga di Situ Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Sabtu (21/4/2018).

Selama ini, tambah Dedi, situ di berbagai daerah di Jabar merupakan bagian penting bagi kehidupan masyarakatnya. Namun, sekarang ini banyak pengalihfungsian warisan pembangunan zaman dulu tersebut untuk komersialisasi.

“Sekarang orang-orang banyak tak tahan yang inginnya mengubah situ atau danau kecil menjadi lahan properti. Ini akan menjadi bahan pemikiran ke depan, nanti akan dihitung dan diinventarisir berapa situ yang terdapat di jawa barat,” tambah dia.

Selain itu, jika dirinya terpilih nanti di Pilgub Jabar akan memberikan alokasi khusus dari Pemprov Jabar supaya kepemilikannya tak bergeser ke pribadi seseorang. Soalnya, jika kepemilikan berganti akan membuat situ hilang dan menjadi kawasan daratan untuk pemukiman.

“Ini harus tetap milik pemerintah. Sejak zaman Belanda, danau-danau itu diurus dengan baik sebagai sistem irigasi seperti sekarang di negaranya demikian. Nah, sekarang kita pun harus menata kembali berapa sih jumlah danau yang nantinya akan dibuat untuk dijadikan sebagai aset provinsi atau kabupaten/kota,” ujarnya.

Dengan demikian, kawasan situ tak akan terganggu oleh keserakahan seseorang tapi mengancam bencana untuk masyarakat banyak. Pengetahuan fungsi situ ini pun harus diinformasikan secara masif kepada masyarakat untuk menciptakan kesadaran pentingnya danau tersebut di suatu daerah.

“Bahkan, kalau daerah yang nantinya belum punya danau, kita buat oleh pemerintah. Nantinya juga akan dtancapkan bendera-bendera di danau yang sudah ada, supaya tidak diganggu oleh pihak lain yang memiliki kepentingan,” pungkasnya.

Acara bertemu dengan warga Cibeureum, Kota Tasikmalaya di situ setempat sembari menangkap ikan tersebut terselenggara secara meriah. Apalagi, saat Dedi Mulyadi berenang ke tengah danau untuk menangkap ikan bersama warga lainnya di siang hari dengan cuaca panas terik menyengat.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *