Nur Supriyanto Perkenalkan Kartu Pasti Kerja

Terasjabar.co – Calon Wali Kota Bekasi Nomor Urut 2 Nur Supriyanto kembali merilis program andalan jika terpilih sebagai Wali Kota Bekasi periode 2018-2023. Kali ini program yang juga bermetodekan kartu tersebut dilabeli nama Kartu Pasti Kerja. Sebelumnya pasangan ini juga memperkenalkan Kartu Bekasi Maju.

Pengenalan Kartu Pasti Kerja tersebut dilakukan di hadapan sekitar 400 pencari kerja lulusan SMA/SMK juga perguruan tinggi yang hingga kini masih berjuang mendapatkan pekerjaan. Acara diselenggarakan di Aula Rumah Makan Margajaya, Minggu, (8/4/2018).

Sebelum acara berlangsung, para pencari kerja tersebut sudah didata identitas serta latar belakang pendidikannya, berikut jenis pekerjaan yang diminati. Mereka menjadi kelompok pertama pemegang Kartu Pasti Kerja yang dijanjikan memperoleh pekerjaan saat Nur Supriyanto dilantik sebagai Wali Kota Bekasi 2018.

“Sistemnya sudah kami rancang dan terus dimatangkan. Jika memang saya terpilih sebagai Wali Kota Bekasi periode 2018-2023, mereka insya Allah akan langsung kami salurkan,” kata Nur Supriyanto.

Sistem yang dimaksud Nur ialah pelatihan yang terlebih dulu diberikan kepada para pencari kerja yang sudah terdaftar. Setelah didata, mereka akan dibagi ke dalam kelompok-kelompok sesuai peminatannya.

Setiap kelompoknya akan menjalani pelatihan yang terus dipantau dan akan dievaluasi pada akhirnya, sebelum dinyatakan siap direkrut perusahaan.

“Perusahaan yang kami libatkan kerja samanya, tidak hanya merekrut para pencari kerja ini, tapi juga mereka yang melatih supaya kemampuan calon tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan,” katanya.

Selama masa kampanye berlangsung, Nur menjanjikan pelatihan ini sudah bisa diselenggarakan kepada para pemegang Kartu Pasti Kerja. Saat dirinya telah dilantik, tinggal penyaluran tenaga kerja yang sudah siap itu ke perusahaan-perusahaan rekanan.

Namun selain mempersiapkan tenaga kerja yang siap rekrut, program Kartu Pasti Kerja juga akan membentuk wirausaha-wirausaha baru sesuai kemampuan dan keunggulannya masing-masing.

“Untuk kelompok yang akan dibina menjadi wirausaha, selain pelatihan, mereka juga akan diperkenalkan dengan lembaga keuangan yang bisa membuka akses permodalan,” katanya.

Nur mengatakan, program Kartu Pasti Kerja ini merupakan buah diskusinya bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang merilis program OK OCE semasa kampanye dan kini mulai bergulir di DKI Jakarta.

“Terinspirasi dari sana karena problem yang dihadapi Kota Bekasi dan DKI Jakarta sama, yakni pengangguran. Meski terinspirasi program OK OCE, tapi Kartu Pasti Kerja yang kami tawarkan tentu tidak persis sama, karena disesuaikan dengan kondisi Kota Bekasi,” katanya.

Dengan data terakhir terdapat pengangguran sebanyak 110.000, Nur mengatakan Kartu Pasti Kerja yang diprogramkannya bisa menjangkau 200.000 pencari kerja.

“Jumlahnya lebih besar karena setiap tahun lulusan sekolah juga perguruan tinggi terus bertambah dan kami juga punya program-program lain yang menyebabkan tarikan ekonomi hingga bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru,” katanya.*

 

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *