Deddy Mizwar: IPAL Hasil Pengolahan Produksi Tekstil Kulit Garut Masih Menjadi PR Pemerintah Daerah

Terasjabar.co – Calon Gubernur Jawa Barat Nomor Urut 4 Deddy Mizwar menilai pengelolaan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) hasil pengolahan produksi tekstil kulit Garut masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Daerah.

Hal tersebut diungkapkan Deddy Mizwar dalam pertemuan dengan pedagang tekstil kulit Sukaregang Kabupaten Garut, Sabtu (24/3/2018).

Deddy mengatakan produk tekstil kulit Garut sudah ternama dan diminati pasar. Menurutnya komoditas andalan Garut tersebut tidak memiliki persoalan dengan upaya pemasaran.

“Persoalannya ada satu, bagaimana limbah di Sukaregang ini. Persoalan limbahnya yang belum selesai karena di (posisi) tengah kota kan. Memang ada juga IPAL-nya tapi belum berjalan baik,” ungkap Demiz.

Demiz mengakui, Pemerintah Provinsi hanya memiliki wewenang memberikan fasilitas IPAL agar dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Pemerintah Kabupaten Garut tanpa merusak tata perkotaan.

“Kewenangan ada di Kabupaten, kita hanya membantu fasilitas pengelolaan Ipalnya, tapi gak berjalan juga,” kata Demiz.

Menurutnya bisa jadi kapasitas dan kualitas IPAL yang ada sudah tidak memadai karena industri tekstil kulit mungkin sudah terlalu banyak.

“Sehingga luasan IPAL-nya sudah tidak memadai karena dibiarkan terus tumbuh. Semestinya bukan begitu, kalau tumbuh terus, sebaiknya dpindahkan ke kawasan yang baru. Yang bisa ditata dengan lebih baik,” tutup Demiz.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *