Komisi V DPRD Jabar : PP 19 Tahun 2017 Belum Merata Di Terapkan

Terasjabar.co – Implementasi Peraturan Pemerintah Republik Indonesia  (PP) Nomor 19 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru yang mewajibkan jam mengajar minimal 24 jam per minggu ternyata menimbulkan keresahan di kalangan guru.

Hal  ini mengemuka saat Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat bertemu serta berdialog  dengan kepala sekolah serta guru SMK  Negeri dan Swasta di Kab. Purwakarta pada kunjungan kerja ke Kab. Purwakarta (20/02/18).

Saat berdialog Komisi V mendapatkan masukan mengenai keinginan para guru agar ketentuan 24 jam mengajar per minggu tersebut bukan hanya kegiatan mengajar saja, namun juga termasuk kegiatan-kegiatan lain yang erat kaitannya dengan proses mengajar, seperti misalnya kegiatan administrasi dan sertifikasi.

“Banyak beban lain selain mengajar, seperti misalnya pengisian SKP serta uji kompetensi guru serta administrasi lainnya yang harus juga dikerjakan para guru dan itu cukup menyita waktu,” demikian dikatakan Jaka, Kepala Sekolah SMK Negeri Lingga Buana Purwakarta.

Dalam pengantarnya, Abdul Hadi Wijaya yang memimpin rombongan Komisi V memang mengemukakan wacana 24 jam mengajar tetap dilaksanakan namun pada pelaksanaannya kegiatan mengajar itu bukan hanya tatap muka namun juga proses tahapan mengajar lainnya.

Hal lain yang juga mengemuka pada dialog tersebut adalah pelaporan keuangan di sektor pendidikan yang dirasakan sulit. Hal ini karena adanya perubahan aturan yang berimplikasi pada perubahan sistem yang pada akhirnya juga mengubah kode ring dan itu menyulitkan bendahara karena aturan perubahan tersebut keluar setelah  kegiatan belanja dilakukan. Belum lagi ketidakmampuan server yang tidak lagi mampu untuk menampung input data pada saat yang bersamaan. Pada akhirnya ini berpengaruh pada keterlambatan pencairan anggaran.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi V Khumaedi memahami kesulitan para guru. Menurutnya keterlambatan anggaran memang salah satunya disebabkan perubahan aturan termasuk alih kelola SMA/SMK oleh provinsi,

“Pedoman penyususan anggaran itu berubah tiap tahun ini tentunya juga mengakibatkan perubahan penyusunan APBD pula. Belum lagi keharusan untuk mengevaluasi anggaran atau perda yang dilakukan oleh Kementerian Dalam negeri yang juga menyita waktu sehingga pencairan anggaran pun menjadi lama.”

Selain hal di atas, pada dialog tersebut mengemuka pula kurangnya guru produktif di Purwakarta sehingga perlu adanya ASN baru yang mengajarkan keahlian tertentu. Dari 15 SMK Negeri di Purwakarta, 8 sekolah belum memiliki lahan/bangunan sekolah.

Sementara itu persoalan lain dihadapi oleh sekolah swasta yang menurut Rini Widyati Kepala Sekolah SMK Bina Budi mengaku kekurangan siswa, karena pada siswa lebih memilih ke sekolah negeri yang biayanya lebih murah atau bahkan mengikuti program PJJ (Pendidikan Jarak Jauh) atau SMA Terbuka yang sebenarnya ditujukan untuk siswa putus sekolah.

Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat mendengar aspirasi serta masukan dari para kepala sekolah serta guru merjanji untuk menindaklanjuti apa yang disampai tersebut termasuk diantaranya akan membawanya ke Kementerian Pendidikan sebagai masukan.

Komisi V sesuai dengan kewenangannya  akan berusaha sekuat tenaga untuk memperjuangkan apa yang disampaikan oleh kepala sekolah dan guru-guru di Jawa Barat.

“Persoalan sedikit demi sedikit akan diselesaikan dan kami perjuangan, termasuk kesejahteraan para pendidik yang tentunya juga menjadi salah satu perhatian kami.” (red/Humas DPRD Jabar)

Bagikan :

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fourteen + 2 =

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam