Elektabilitas Demokrat Naik ke Posisi Ketiga, Irfan Suryanagara Beberkan Tiga Langkah Besar AHY
Terasjabar.co – Elektabilitas Partai Demokrat terus menguat. Bahkan partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu masuk tiga besar dengan elektabilitas tertinggi.
Berdasarkan survei Lembaga Survei Nasional (LSN), Partai berlambang Segitiga Mercy memperoleh 11,1 persen elektabilitas mengalahkan Golkar dengan nilai 10,1 persen.
Di bawah nahkoda Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Partai Demokrat hanya kalah dari partai PDIP dengan nilai 22,2 persen dan Gerindra 16,4 persen.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat Ir. Irfan Suryanagara, M.IPol. mengungkapkan, kenaikan elektabilitas partainya tidak lepas dari Ketum AHY.
Bahkan Irfan membeberkan alasan mengapa Partai oposisi seperti Demokrat bisa menembus tiga besar.
“Kenaikan elektabilitas Partai Demokrat menunjukkan bahwa Partai Demokrat dibawah kepemimpinan Mas AHY sedang pada track yang benar, setidaknya kader Partai Demokrat dan masyarakat umum mengetahui 3 hal besar yang telah dilakukan Mas AHY dalam memimpin Partai Demokrat”, katanya kepada Terasjabar.co, Sabtu (16/6/2022).
Baca Juga: Survei LSN: Elektabilitas Demokrat Masuk 3 Besar, Salip Golkar
Pertama kata dia adalah keberhasilan partai Demokrat menebar kepercayaan masyarakat lewat gerakan untuk membantu banyak orang. Utamanya saat pandemi Covid-19 menyerang.
“AHY sebagai Ketum Partai Demokrat berhasil menebar bibit kepercayaan dan simpati dari masyarakat melalui Gerakan Nasional Partai Demokrat (GNPD), diantaranya Demokrat lawan corona, Demokrat Peduli & Berbagi, wifi gratis, peduli UMKM dan gerakan-gerakan bantu rakyat lainnya,”katanya.
Kedua, kata Irfan adalah AHY mampu membawa Partai Demokrat keluar dari terpaan cobaan KLB dari kubu Moeldoko. Menurutnya, AHY berhasil meyakinkan kader untuk melakukan perlawanan.
“Hal besar lain yang di lakukan Ketum AHY adalah ketegasan dan keberanian melawan Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPKPD) oleh KSP Moeldoko beberapa waktu yang lalu. AHY tampil langsung memimpin perlawanan dan perjuangan dan menang melawan KSP Moeldoko,” jelasnya.
Kemudian terakhir, di bawah kepemimpinan AHY kata Irfan, Partai Demokrat selalu hadir bersama rakyat. Demokrat selalu peduli dan menyuarakan kepentingan masyarakat kecil.
“Ketum AHY juga selalu menyampaikan pandangan-pandangan kritis terhadap nasib rakyat seperti JHT, konflik Wadas, kelangkaan minyak goreng, pembelaan buruh, menolak omnibus law, penghapusan honorer, penundaan pemilu dan pandangan-pandangan kritis yang lain. AHY selalu bela rakyat,” pungkasnya.
Sebelumnya Lembaga Survei Nasional (LSN) merilis hasil survey tentang elektabilitas partai politik (parpol). Survei ini dilakukan pada 10-24 Juni 2022 di 34 provinsi yang ada di seluruh Indonesia. Populasi survei adalah seluruh warga negara Indonesia yang minimal telah berusia 17 tahun (telah memiliki KTP) dengan melibatkan sebanyak 1.500 responden.
Sampel dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel secara acak bertingkat (multistage random sampling). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara tatap muka dengan responden oleh tenaga terlatih dengan bantuan/pedoman kuesioner. Margin of error +/- 2,53%, dan pada tingkat kepercayaan sebesar 95%.





Leave a Reply