Cegah Polemik Dalam Bernegara, Achdar Sudrajat Berharap Masyarakat Dapat Mengimplementasikan Nilai-Nilai 4 Pilar Kebangsaan Dalam Kehidupan Sehari-Hari
Terasjabar.co – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) dari Fraksi Partai Demokrat H. M. Achdar Sudrajat, S.Sos. menuturkan keberadaan nilai-nilai Pancasila bisa mencegah terjadinya polemik di dalam bernegara.
“Dan yang penting bagi kita ialah bagaimana kita menyikapi sudut pandang yang berbeda-beda ini. Masing-masing orang punya pendapat, tapi kita bisa dipersatukan dengan cara pandang Pancasila,” kata Achdar pada saat acara Sosialiasi 4 Pilar Kebangsaan di Aula Kantor Desa Karang Anyar, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Selasa (17/05/2022).
Indonesia sebagai negara berpenduduk majemuk, yang terdiri atas beragam suku, budaya, dan agama yang tersebar di berbagai wilayah, kata Achdar tidak menutup kemungkinan ada potensi yang memicu terjadinya konflik.
Anggota Komisi IV DPRD Jabar ini menuturkan, masyarakat Indonesia harus menyikapinya dengan sudut pandang yang bijak karena setiap orang mempunyai pendapatnya masing, namun Pancasila lah yang mempersatukan keutuhan negara.
Selain itu, Achdar juga melihat adanya polemik masa jabatan Presiden dengan menunda Pemilihan Umum Tahun 2024. Dirinya menyebutkan hal tersebut sudah tertuang Undang-undang Dasar 1945 sehingga masyarakat penting memahami 4 Pilar Kebangsaan ini.
“Contohnya kalau pemilu diundur, itu kan dilihat lagi konstitusi kita. Harus dilihat lagi Undang-undang Dasar 1945. Kalau memang mau merubah masa jabatan presiden harus di amandemen Undang-undang Dasar 1945,” ujarnya.
Achdar berharap, dengan adanya Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini maka masyarakat dapat mengimplementasikan Pancasila, NKRI, UUD 45 dan Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya berharap dengan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini, peserta itu bisa melihat bagaimana 4 Pilar ini dalam kehidupan sehari-hari. Implementasi seperti apa, dan juga bagaimana kita hadir memberikan manfaat kepada masyarakat,” katanya.
“Sehingga jangan sampai masyarakat yang diajak pusing dengan mempertentangkan antara Islam dengan Pancasila serta antarsuku juga,” pungkasnya.






Leave a Reply