11 Santri Di Ciamis Tewas Saat Susur Sungai, Toni Setiawan Minta Kurikulum Kepramukaan Dievaluasi
Terasjabar.co – Sebanyak 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung, Kabupaten Ciamis meninggal dunia karena tenggelam di Sungai Cileueur saat mengikuti kegiatan Pramuka, susur sungai, Jumat (15/10/2021) kemarin.
Menanggapi kejadian itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Drs. Toni Setiawan, M.IPol. meminta supaya Pemerintah serta pengurus Pramuka mengevaluasi kurikulum yang ada di dalam pendidikan kepramukaan.
“Pemangku kebijakan, Pemerintah, Kemenag, dan pemangku di Gerakan Pramuka harus mengevaluasi setiap kurikulum pelatihan kepramukaan, karena ini bukan kejadian yang pertama kali,” ujarnya kepada Terasjabar.co, Sabtu (16/10/2021).
Dia menilai kegiatan susur sungai tersebut sangat membahayakan siswa apalagi bagi anak yang masih belajar di tingkat MTs atau sederajat.
“Harus dievaluasi total. Kurikulum dari mulai penggalang ke penegak itu seperti apa. Sesuai gak dengan kondisi anak. Kepanduan dari keperamukaan harus segera mengevaluasi. Ada yang janggal ketika usia 12/13 tahun atau usia penggalang harus melaksanakan susur sungai,” tegasnya.






Leave a Reply