Soal Manuver Marzuki Alie, Hj. Lilis Boy: Harusnya Beliau Memberikan Contoh yang Baik, Bukan Menyebar Fitnah
Terasjabar.co – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat Hj. Lilis Boy memanggapi manuver politik yang dilakukan mantan petinggi Partai Demokrat Marzuki Alie. Terbaru mantan Ketua DPR RI ini terus mengumbar fitnah kepada Partai Demokrat sembari berlakon terus menerus menjadi korban atau playing victim.
Hj. Lilis mengatakan, seharusnya Marzuki Alie tahu diri dan memberikan contoh yang baik kepada juniornya, bukan malah mejadi bagian dari pendukung KLB ilegal Deli Serdang.
“Selaku mantan Ketua DPR RI, seharusnya beliau tahu diri dan memberikan contoh yang baik bagi para juniornya di Partai Demokrat. Ini malah menjadi bagian dari gerakan ilegal yang inkonstitusional,” kata Hj. Lilis kepada Terasjabar.co, Sabtu (22/5/2021).
Menurut Hj. Lilis, pemecatan Marzuki Alie merupakan bentuk ketegasan Partai Demokrat atas perbuatannya dan sudah melalui tahapan-tahapan yang sesuai dengan mekanisme aturan internal PD.
“Pemecatan para pelaku GPK-PD merupakan aspirasi dari bawah, khususnya DPC dan DPD. Kalaupun beliau mau mempersoalkan pemecatan silahkan sampaikan keberatan melalui forum yang sudah dijamin oleh UU Parpol,” katanya.
Partai Demokrat kata Hj. Lilis, selalu mengedepankan itikad baik terhadap para kader yang melakukan kesalahan. Namun Partai Demokrat tidak bisa memaafkan begitu saja para mantan kader yang telah mencoba merusak kedaulatan dan eksistensi Partai Demokrat.
“Lebih baik beliau mengikuti proses hukum yang ada”, terangnya.
Anggota Komisi II DPRD Jabar ini juga membantah tudingan bahwa ada Dinasti Politik di tubuh Partai Demokrat. Dirinya menyebut pemilihan ketua umum dilakukan secara demokratis sesuai aturan partai.
“Sebagai senior di politik, seharusnya memberikan contoh, dengan melakukan politik berintegritas, tidak menyebar fitnah dan kabar bohong dengan menyebut ada dinasti politik di tubuh Partai Demokrat. Mestinya beliau berterimakasih kepada Pak SBY yang telah membesarkan beliau, bukannya memfitnah dan menghina Pak SBY dengan keji,” pungkasnya.






Leave a Reply