DPRD Jabar Kritik Wacana Pembangunan Stasiun Whoosh di Kopo: Terlalu Dekat

Terasjabar.co – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Daddy Rohanady menanggapi rencana Kementerian Perhubungan mengenai penambahan stasiun baru kereta cepat Whoosh di kawasan Kopo.

Menurutnya, lokasi tersebut akan berdekatan dengan stasiun yang sudah ada, yaitu Padalarang dan Tegalluar.

“Kalau ada wacana menambahkan lagi di Kopo, menurut saya jaraknya terlalu dekat. Tapi ini yang pasti belum terinformasikan ke Dewan soal penambahan Stasiun Kopo. Karena jaraknya bisa dibayangkan, Padalarang berfungsi kalau Kopo berfungsi jaraknya berapa sih, kan sangat dekat,” ujar Daddy, Jumat (8/12/2023).

Daddy melanjutkan kebijakan terkait penambahan stasiun sepenuhnya ada di pemerintah pusat. Kendati demikian, ia meminta agar pihak kereta cepat merealisasikan pendirian stasiun sesuai dengan yang telah disepakati di awal.

Ia menilai pihak kereta cepat awalnya akan membangun stasiun di kawasan Walini, Bandung Barat. Namun, hingga saat ini, baru empat stasiun yang telah dibangun.

“Saya pernah ke KCIC pusat, itu mereka cuma buka empat stasiun, tadinya mau lima, dan itu pun di Walini. Jadi Halim, Karawang, Walini, Padalarang, dan Tegalluar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Daddy meminta, jika kajian pembangunan Stasiun Kopo benar-benar akan dilakukan, dirinya meminta pemerintah melakukan kajian sedetail mungkin.

“Kalau wacana keinginan, boleh-boleh saja. Cuma, secara teknis, apa ya memungkinkan. Bayangkan, kecepatan kereta cepat itu berapa. Masa habis Padalarang berhenti lagi Kopo, kemudian berhenti lagi Tegalluar Itu kan nggak ada bedanya dengan kereta biasa,” tegasnya.

Bagikan :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *